Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Sebut Program SPHP Tekan Harga Beras di Gorontalo

📅 Selasa, 19 Agu 2025, 20:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bulog Sebut Program SPHP Tekan Harga Beras di Gorontalo Doc: ANTARA
Ket. Pekerja membawa beras di gudang Perum Bulog Cabang Gorontalo di Talumolo, Kota Gorontalo, Gorontalo, Jumat (18/7/2025).

GORONTALO – Perum Bulog Cabang Gorontalo menyebut penyaluran bantuan pangan dan percepatan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Pemerintah bersama Dinas Ketahanan Pangan, TNI dan Polri mampu menekan harga beras di pasaran.

Pemimpin Perum Bulog Cabang Gorontalo, La Ode Suleman Ngkalusa, di Gorontalo, Selasa (19/8), mengatakan Pemerintah melalui Bulog dan instansi terkait telah melakukan penyaluran bantuan pangan dan percepatan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan sejak Juli 2025.

"Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan pokok, khususnya beras, serta memastikan keterjangkauan bagi masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan pangan," ucap dia.

La Ode menjelaskan penyaluran beras bantuan pangan serta distribusi beras SPHP terbukti efektif menambah pasokan di pasar, menekan spekulasi harga, dan menjaga daya beli masyarakat. 

"Saat ini harga beras di pasar menunjukkan tren penurunan, semula harga beras di awal Agustus mencapai Rp16.600 per kg, saat ini harga beras medium di pasar menjadi Rp15.000 sampai dengan Rp15.500 per kg," kata dia.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Gorontalo, Ramdhan Pade, mengatakan upaya kerja sama Pemerintah Daerah bersama Bulog, TNI dan Polri dalam rangka distribusi beras SPHP, telah menunjukkan hal positif.

"Beras mulai mengalami penurunan harga di pasar, dan pemerintah daerah akan terus memantau pergerakan harga beras di pasar sampai dapat memastikan stabil di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo," ujar dia.

Ia mengatakan akan terus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Perum Bulog, serta TNI dan Polri untuk menjaga kelancaran distribusi beras SPHP sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan dan pasokan pangan bagi masyarakat Provinsi Gorontalo. 

"Selain itu, langkah pengawasan di lapangan juga akan ditingkatkan untuk mencegah adanya praktik penimbunan maupun spekulasi harga," kata dia, lagi.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari penurunan harga beras, sehingga kebutuhan pangan sehari-hari dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.