Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban Ledakan Petasan Ponorogo Meninggal Setelah Empat Hari Dirawat, Luka Bakar Sekitar 36%

📅 Kamis, 05 Mar 2026, 19:30 WIB | Oleh:
Korban Ledakan Petasan Ponorogo Meninggal Setelah Empat Hari Dirawat, Luka Bakar Sekitar 36% Doc: Antara/HO - Prastyo
Ket. Jenazah korban ledakan mercon berinisial AFT berada di kamar jenazah RSUD dr. Harjono Ponorogo sebelum diserahkan kepada pihak keluarga di Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (5/3).

PONOROGO, JAWA TIMUR - Satu dari dua korban ledakan petasan di Dukuh Cuwet, Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di RSUD dr. Harjono.

Humas RSUD dr. Harjono Ponorogo, Sugianto, Kamis (5/3), mengatakan korban berinisial AFT meninggal dunia pada Kamis (5/3) pukul 05.40 WIB setelah sebelumnya dirawat akibat luka bakar serius dan gangguan pada saluran pernapasan.

"Luka bakarnya sekitar 36 persen. Selain itu ada gangguan pada saluran pernapasan sehingga pasien harus mendapatkan penanganan intensif," kata Sugianto.

Ia menjelaskan, tim medis sempat melakukan pembersihan luka di ruang operasi sebelum korban dirawat di ruang ICU karena membutuhkan perawatan khusus. Selama dirawat, korban juga menggunakan alat bantu pernapasan.

Menurut Sugianto, luka akibat ledakan terjadi di area leher sehingga berdampak pada pembuluh darah dan saluran napas korban.

"Selama empat hari di ICU pasien menggunakan alat bantu napas. Luka di sekitar leher membuat pembuluh darah dan jalan napas terganggu hingga akhirnya pasien mengalami gagal napas," ujarnya.

Meski tim medis telah memberikan penanganan maksimal, kondisi korban terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Selain luka bakar, risiko infeksi akibat ledakan juga turut memperburuk kondisi korban selama menjalani perawatan.

Sugianto menambahkan, untuk pembiayaan perawatan pasien, pihak rumah sakit turut berkoordinasi dengan sejumlah pihak karena tidak seluruh biaya dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

"Rumah sakit menanggung sebagian biaya, kemudian kami juga berkoordinasi dengan Baznas dan pihak kelurahan untuk membantu solusi pembiayaan," katanya.

Sementara itu, satu korban lainnya berinisial HDA yang mengalami luka bakar sekitar 16 persen dilaporkan telah diperbolehkan pulang setelah kondisi kesehatannya membaik. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin: Ekspor Mainan Indonesia Naik 8,2 Persen

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Kemenperin: Ekspor Mainan I...
Nasional
2.000 Siswa SMK Bakal Magan...
Advertisement
Data Center Jatiluhur Butuh Air 33 Juta Liter per Hari, PAM Jaya Diminta Waspada

Data Center Jatiluhur Butuh Air 33 Juta Liter per Hari, PAM Jaya Diminta Waspada

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.