Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

HNSI Desak Percepatan 1.100 Desa Nelayan: Kedaulatan Laut Harus Nyata!

📅 Minggu, 17 Agu 2025, 23:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
HNSI Desak Percepatan 1.100 Desa Nelayan: Kedaulatan Laut Harus Nyata! Doc: ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang
Ket. ilustrasi Kampung Nelayan Paotere, Makassar, Sulsel.

JAKARTA - Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) mendukung percepatan 1.100 desa nelayan dalam rangka mewujudkan Astacita Presiden RI.

Wakil Ketua Umum DPP Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Ahmad Yohan menilai Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto mencerminkan arah pembangunan yang jelas untuk mewujudkan Astacita Presiden Prabowo, dengan fokus pada pemerataan, kedaulatan, dan kemakmuran rakyat terutama bagi kalangan nelayan melalui program desa nelayan.

“Kami sangat mendukung pidato tersebut, materinya menunjukkan komitmen, kepedulian dan sekaligus sikap keberpihakan yang nyata seorang pemimpin terhadap rakyatnya khususnya nelayan,” ujar Yohan di Jakarta, Minggu (17/8).

Kalangan masyarakat nelayan dan pemangku kepentingan perikanan Indonesia memberikan apresiasi positif dan dukungan atas komitmen pemerintah membuat nelayan Indonesia kembali bangga sebagai “tulang punggung” bangsa.

Yohan menggarisbawahi tekad pemerintah dalam tahun ini segera merealisasikan pembangunan sebanyak 1.100 desa nelayan yang tersebar di berbagai daerah provinsi di Indonesia. Dimana setiap desa nelayan itu terdiri dari kurang lebih 2.000 KK, berarti di situ akan hidup 2 juta KK. Kalau dengan asumsi satu KK terdiri dari bapak ibu dan 3 anak, berarti 5 juta,10 juta orang akan hidup dengan baik.

Dirinya mengajak seluruh elemen bangsa memanfaatkan momentum HUT ke-80 Kemerdekaan RI untuk memperkuat persatuan dan gotong royong dalam mendukung pencapaian Astacita.

“Kita tentu berharap tidak ada lagi petani dan nelayan kita yang miskin. Seperti kata bapak Presiden mereka harus tersenyum. Itulah tujuan dan makna hakiki Kemerdekaan yang sesungguhnya,” katanya.

Sementara itu sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah itu, Sekjen DPP HNSI Lydia Assegaf menambahkan pihaknya segera menyiapkan dan mensosialisasikan kepada para nelayan anggota HNSI yang tersebar di seluruh Indonesia agar dapat berkontribusi terutama dalam desa nelayan di wilayah kerja mereka masing-masing.

“Kami telah memiliki jaringan dan instrumen fungsional keanggotaan sampai ke level bawah yang kami sebut rukun nelayan. Kami harapkan mereka nantinya dapat berperan dan membantu dalam pembentukan desa nelayan yang dimaksud,” kata Lydia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

Menhub Instruksikan untuk Prioritaskan Evakuasi Penumpang KMP Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.