Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Aplikasi 'Jogja Digdaya' Diluncurkan Pemda DIY untuk Pelaporan Bencana Sekolah

📅 Rabu, 07 Mei 2025, 19:06 WIB | Oleh:
Aplikasi 'Jogja Digdaya' Diluncurkan Pemda DIY untuk Pelaporan Bencana Sekolah Doc: ANTARA/HO-Pemda DIY
Ket. Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X saat peluncuran aplikasi "Jogja Digdaya" di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (7/5).

YOGYAKARTA - Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) meluncurkan sistem pelaporan dampak bencana berbasis digital untuk satuan pendidikan bernama Jogja Digdaya di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (7/5).

"Kami berharap aplikasi ini dapat menjadi bagian integral dari sistem pendidikan aman bencana yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada siswa, guru, dan masyarakat dalam menjalankan aktivitas pembelajaran sehari-hari," ujar Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X saat peluncuran aplikasi itu.

Jogja Digdaya atau Digitalisasi Pelaporan Dampak Bencana pada Satuan Pendidikan DIY merupakan inovasi kolaboratif antara Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) DIY, Dinas Kominfo DIY, Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB), dan Sekretariat Bersama Satuan Pendidikan Aman Bencana (Sekber SPAB).

Aplikasi Jogja Digdaya diperuntukkan bagi sekolah dan madrasah di seluruh DIY untuk melaporkan secara cepat kejadian bencana maupun situasi darurat yang berdampak pada aktivitas pendidikan.

Laporan melalui aplikasi itu bisa mencakup kondisi infrastruktur, peserta didik, tenaga pendidik, hingga gangguan dalam proses pembelajaran.

Menurut Paku Alam, DIY merupakan wilayah rawan bencana, bahkan memiliki potensi bencana yang bisa dikatakan cukup lengkap.

Selama ini, menurut dia, Pemda DIY telah menyiapkan rencana mitigasi dan rencana kontingensi, akan tetapi masih kerap terjadi miskomunikasi terkait data.

Dengan adanya sistem data kebencanaan berbasis aplikasi ini, ia berharap pihak sekolah dan pihak terkait lainnya dapat langsung mengisi data.

Aplikasi itu bisa digunakan untuk mencatat kerusakan ruang kelas, hingga kerusakan peralatan pendidikan yang nantinya akan tersedia secara daring dan real-time, sehingga para pemangku kepentingan bisa langsung mengetahui dan memahami situasi.

"Mereka bisa mengetahui kebutuhan yang ada secara lebih akurat sehingga bantuan yang diberikan dapat lebih sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan," tutur Paku Alam X.

Kepala Dinas Dikpora DIY Suhirman mengatakan aplikasi Jogja Digdaya bukan sekadar alat pelaporan, tetapi juga sarana pemberdayaan sekolah dan komunitas dalam membangun ketangguhan lokal.

"Kami akan jadwalkan simulasi ataupun pelatihan bertahap ke sekolah SMA/SMK kemudian SMP baru SD yang tidak terlepas dari kegiatan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) pekan depan," kata dia.

Selain mendukung pelaporan cepat dan akurat, Jogja Digdaya ke depan juga akan terintegrasi dengan sistem informasi kebencanaan di tingkat daerah maupun nasional.

"Kita siap memakai aplikasi ini dan akan lakukan koordinasi dengan kabupaten/kota nantinya," ujar Suhirman. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Boleh Juga Jalan-jalan ke K...
Daerah
Skabies Menyerang Warga Bin...
Daerah
Antisipasi Banjir, Pemkot D...
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.