Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Prabowo Ajak Para Pengusaha Jadi Bagian Incorporated untuk Bangun Indonesia

📅 Jumat, 15 Agu 2025, 16:03 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo Ajak Para Pengusaha Jadi Bagian Incorporated untuk Bangun Indonesia Doc: antara foto
Ket. Presiden RI Prabowo Subianto

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengajak para pengusaha untuk menjadi bagian dari Indonesia Incorporated, konsep pembangunan ekonomi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam satu kesatuan tim nasional.

"Jangan salah, tidak semua pengusaha yang besar itu ikut dalam mazhab serakahnomics. Justru sebagian besar kita ajak untuk membangun Indonesia bersama. Saya sampaikan ke mereka, mereka harus menjadi bagian dari Indonesia incorporated," kata Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI, di Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8).

Presiden Prabowo menjelaskan Indonesia incorporated adalah konsep pembangunan ekonomi dimana semua pemangku kepentingan bergerak dalam satu kesatuan tim nasional.

"Yang kuat, yang besar, punya peranan. Yang menengah punya peranan, yang kecil punya peranan kita bantu, yang miskin kita berdayakan, itu namanya Indonesia incorporated," katanya.

Prabowo menjelaskan bahwa peningkatan daya beli masyarakat miskin akan berdampak pada permintaan produk dari pabrik-pabrik milik perusahaan besar, sehingga membentuk mata rantai ekonomi yang saling memperkuat.

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara juga menyampaikan apresiasi kepada para pengusaha nasionalis yang dinilai telah berkontribusi melalui pembukaan lapangan kerja, penanaman modal di dalam negeri, dan penyimpanan hasil usaha di Indonesia.

"Saya juga mau gunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih kepada setiap pengusaha nasionalis yang telah membuka lapangan kerja di Indonesia, menanamkan modal di Indonesia, dan menyimpan hasil usahanya di Indonesia," kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga memberikan penghargaan kepada Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan, Komisi Pemberantasan Korupsi, Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, Ombudsman RI, Komnas HAM, serta lembaga nasional lainnya atas kontribusi sesuai peran dan kewenangannya dalam memajukan bangsa.

Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2025, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2025, dan Pidato Kenegaraan Presiden RI dalam Rangka HUT Ke-80 Kemerdekaan RI digelar di Gedung Nusantara, Kompleks MPR, DPR, DPD RI, Jakarta, Jumat.

Acara itu dihadiri oleh 600 lebih anggota dewan, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, jajaran menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, sejumlah tokoh publik, perwakilan negara-negara sahabat, serta pimpinan partai politik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.