Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Unjuk Rasa Berujung Bentrok di Serbia Akibatkan 68 Orang Terluka

📅 Kamis, 14 Agu 2025, 20:35 WIB | Oleh:
Unjuk Rasa Berujung Bentrok di Serbia Akibatkan 68 Orang Terluka Doc: AFP/Oliver Bunic
Ket. Ilustrasi unjuk rasa di Serbia.

BEOGRAD - Sebanyak 68 orang termasuk 16 anggota polisi, terluka dalam insiden protes yang terjadi pada malam hari di luar kantor Partai Progresif Serbia (SNS) di kota Vrbas, Serbia utara, kata Direktur Polisi Dragan Vasiljevic pada Rabu (13/8).

“Selama protes tanpa berizin tadi malam di luar kantor SNS di Vrbas, 16 anggota polisi terluka. Sebanyak 52 warga dengan berbagai luka mencari pertolongan medis,” ucap Vasiljevic kepada Radio Televisi Serbia.

Vasiljevic menuturkan bahwa sekitar 200 pengunjuk rasa berkumpul di depan kantor partai yang berkuasa sekitar pukul 20.00 waktu setempat pada Selasa (12/8) atau pada Rabu pukul 01:00 WIB, untuk menghadapi sekitar 800 anggota SNS. Aksi protes dimulai dengan para demonstran melemparkan telur, batu, tongkat, dan suar.

Demonstrasi terjadi di kota Vrbas dan Backa Palanka serta beberapa kota besar seperti Belgrade, Novi Sad, Nish, dan Kragujevac. Para mahasiswa dan pendukung oposisi yang berunjuk rasa menuntut pemilihan parlemen lebih awal.

Ultimatum yang sebelumnya dikeluarkan para pengunjuk rasa kepada pemerintah Serbia, yang meminta penetapan tanggal pemilu parlemen dini dan pembongkaran tenda pendukung presiden di depan Skupstina (parlemen Serbia), telah berakhir pada 28 Juni.

Pada Rabu (13/8), pemimpin Partai Progresif Serbia yang berkuasa, Milos Vucevic, menyatakan bahwa pendukung partainya tidak akan lagi membiarkan para pengunjuk rasa menyerang kantor partainya dan akan melakukan perlawanan.

“Kami tidak akan pernah mundur di mana pun. Tidak akan ada yang bisa menghancurkan kantor kami. Meski jumlah kami sedikit, kami akan berjuang dan tidak akan menyerahkan apa yang menjadi milik kami, sama seperti kami tidak pernah menginginkan apa yang menjadi milik kalian,” kata Vucevic.

Lebih lanjut pemimpin partai yang berkuasa itu menyampaikan bahwa para demonstran datang membawa semprotan, batu, tongkat, dan besi lalu melemparkan benda-benda tersebut ke orang-orang, dan sudah melakukannya selama berbulan-bulan.

“Mereka yang melawan mereka tidak hanya dijuluki sebagai ‘pemecah tulang’, tetapi sering kali menghadapi proses hukum. Biarkan kami sendiri, karena kami akan membela diri dengan lebih berani dan tegas,” tegas Vucevic.

Dirinya turut mengucapkan terima kasih kepada “semua patriot yang telah membela negara dan partai kami” dan telah menghadang para penyerang malam sebelumnya.

Mahasiswa dan aktivis oposisi telah berdemonstrasi di Beograd, Novi Sad, dan kota-kota besar lainnya selama berbulan-bulan, menuntut keadilan bagi korban runtuhnya atap stasiun kereta api yang menewaskan 15 orang pada 1 November 2024.

Mantan Wakil Perdana Menteri Serbia, Aleksandar Vulin, mengatakan kepada RIA Novosti pada Maret bahwa protes tersebut telah diorganisir oleh intelijen Barat dalam upaya memicu “revolusi warna.” Ant/Sputnik/RIA Novosti-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Olahraga
Kualifikasi Piala Asia U-20...
Ekonomi
Sejumlah Harga BBM Nonsubsi...

Piala Jerman: Bayern Waspadai Kejutan Osnabruck

2 jam lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Piala Jerman: Bayern Waspad...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.