Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peralatan Batu Tunjukkan Hobbit Miliki Tetangga Misterius

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 07:54 WIB | Oleh:

Menurut wawancara tahun 2021 dengan arkeolog Lucy Timbrell, Brumm secara tidak sengaja menemukan peralatan Flores saat “sedang mabuk berat” akibat upacara desa setempat pada malam sebelumnya.

“Saat tertatih-tatih di tengah terik panas, dalam keadaan bingung, saya menemukan beberapa peralatan batu berbintik-bintik tebal yang terkikis dari konglomerat sungai yang tersingkap di dasar jurang,” kenang Brumm dalam wawancara tersebut.

“Sejak itu, saya mencoba membuat penemuan arkeologi besar saat mabuk, tetapi hanya berhasil sekali itu saja,” ujar dia.

Para arkeolog belum menemukan fosil hominin di Sulawesi, tetapi bukti peralatan batu menunjukkan keberadaan mereka. Tidak diketahui apakah populasi Sulawesi berkerabat dengan hominin di Flores, tetapi mendiang Mike Morwood, salah satu penemu ‘hobbit’ tahun 2003, yakin bahwa Sulawesi adalah kunci untuk memahami asal usul H. floresiensis.

“Kami selalu menduga bahwa hominin telah menetap di Sulawesi dalam jangka waktu yang sangat lama, tetapi hingga kini kami belum pernah menemukan bukti yang jelas,” ujar Brumm.

Terpengaruh oleh pemikiran Morwood, Brumm menduga bahwa Sulawesi dulunya merupakan batu loncatan ke Flores dari daratan Asia. Dahulu benua yang luas itu Bersatu dengan hingga Jawa dan Kalimantan yang juga disebut ­Sundaland.

Sundaland adalah istilah geologi dan geografi yang merujuk pada wilayah daratan besar di Asia Tenggara yang pada masa lalu terutama saat Zaman Es/Pleistosen. Pada era ini Semenanjung Malaya, Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali, dan daerah dangkal di Laut Jawa, Selat Malaka, serta bagian Laut Tiongkok Selatan dalam satu kesatuan.

Pada tahun 2010, Morwood mengatakan kepada The Guardian bahwa ia menduga peralatan di Sulawesi mungkin berasal dari dua juta tahun yang lalu. “Ini akan membingungkan,” katanya saat itu.

Tidak diragukan lagi ia akan sangat senang dengan karya terbaru tim Brumm dan Hakim. Para arkeolog sekarang berencana untuk mencari sisa-sisa langsung para pembuat alat misterius di Sulawesi.

“Kami juga bekerja di situs-situs yang jauh lebih muda yang kami harap akan memberikan wawasan tentang apa yang terjadi pada manusia purba ini ketika spesies kami tiba di pulau itu setidaknya 65.000 tahun yang lalu,” kata Brumm. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
BPS: Fenomena El Nino Ubah ...
Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.