Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Jayapura Ingatkan Dapur MBG Harus Mengedepankan Kearifan Lokal

📅 Selasa, 12 Agu 2025, 20:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Jayapura Ingatkan Dapur MBG Harus Mengedepankan Kearifan Lokal Doc: ANTARA
Ket. Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Jayapura, Widhi Hartanti, saat akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan dapur sehat bersama forkompinda serta pemilik lahan bertempat Entrop, Kota Jayapura, Papua, Selasa (12/8).

JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura mengingatkan agar pembangunan dapur sehat untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah itu harus mengedepankan kearifan lokal, baik dalam pengelolaan maupun pemberdayaan masyarakat sekitar.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Jayapura, Widhi Hartanti, di Jayapura, Selasa (12/8), mengatakan langkah ini sejalan dengan program nasional sebagai upaya menekan angka stunting.

"Kehadiran dapur sehat tidak hanya menjadi tempat penyediaan makanan bergizi, tetapi juga pusat edukasi dan pemberdayaan warga," katanya disela-sela kegiatan peletakan batu pertama pembangunan dapur MBG Kota Jayapura.

Menurut Widhi, apalagi program ini adalah wujud tanggung jawab moral terhadap generasi penerus.

"Kami ingin memastikan anak-anak dan ibu hamil di Kota Jayapura mendapatkan asupan bergizi dengan mengedepankan bahan pangan dan tenaga kerja lokal," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Provinsi Papua, Nur Fitra, mengatakan bahwa dapur sehat ini akan melayani penerima manfaat secara bertahap, mulai dari anak PAUD hingga SMA, serta ibu hamil dan menyusui.

"Tenaga kerja akan diprioritaskan dari masyarakat lokal karena proses produksi dimulai sejak dini hari sehingga baik untuk keamanan sekaligus pemberdayaan ekonomi warga sekitar," katanya.

Menurut Fitria, pembangunan dapur sehat MBG ditargetkan rampung pada Desember 2025, namun operasional nantinya akan menunggu verifikasi dari pemerintah pusat terlebih dahulu.

"Dapur tersebut nantinya melayani sekolah-sekolah yang berada dalam radius tiga kilometer dari lokasi," ujarnya.

Sementara itu Pemilik Lahan Yerry Stenly Hamadi, mengatakan sangat mendukung adanya program MBG tersebut oleh sebab itu pihaknya membangun dapur  sehat tersebut.

"Saya melihat kehadiran program MBG sangat baik karena akan menciptakan lapangan kerja bagi warga setempat. Sehingga kami menyiapkan lahan seluas 20x15 meter di mana akan digunakan untuk memproduksi sekitar 3.000 porsi makanan per hari, khusus bagi warga Kota Jayapura," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

38 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.