Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kisah Inspiratif: Perajin Emping Melinjo di Lebak Putus Rantai Kemiskinan di Pelosok Daerah

📅 Senin, 11 Agu 2025, 10:25 WIB | Oleh:
Kisah Inspiratif: Perajin Emping Melinjo di Lebak Putus Rantai Kemiskinan di Pelosok Daerah Doc: ANTARA
Ket. Dua tenaga pekerja tengah memproduksi emping melinjo secara tradisional di Warunggunung Kabupaten Lebak dan mampu memutus mata rantai kemiskinan di daerah itu.

LEBAK - Perajin emping melinjo mampu memutus mata rantai kemiskinan di pelosok Kabupaten Lebak, Banten karena dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat setempat.

"Kita mengembangkan usaha kerajinan emping melinjo itu sejak tahun 1997 hingga kini masih bertahan," kata Eros (55), seorang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) emping melinjo Eka Putri, Warunggunung Kabupaten Lebak, Senin (11/8).

Produksi emping melinjo di pelosok desa di Kecamatan Warunggunung Kabupaten Lebak tumbuh dan berkembang, sehingga menumbuhkan ekonomi masyarakat setempat mulai petani melinjo, pemanjat pohon melinjo, penampung melinjo, pengemudi ojek hingga menyerap lapangan pekerjaan.

Kehidupan ekonomi masyarakat di daerah itu relatif baik dan sejahtera, karena hampir semua desa-desa sebagai perajin emping melinjo.

Bahkan, produksi kerajinan emping mampu memutus mata rantai kemiskinan.

Saat ini, pelaku UMKM emping di Warunggunung sekitar 50 unit usaha, karena didukung bahan baku komoditas melinjo di daerah itu melimpah.

"Kami meyakini perputaran uang dari kerajinan emping melinjo mencapai miliaran rupiah per tahun," kata Eros.

Menurut dia, produksi emping melinjo Warunggunung Kabupaten Lebak memiliki keunggulan dari varian, karena diproduksi secara tradisional.

Karena itu, mutu dan kualitas emping melinjo Warunggunung memiliki khas tersendiri dari rasa gurih, renyah, beraroma serta menyehatkan.

Produksi emping melinjo tersebut, selain dipasok ke wilayah Banten, Jakarta dan Bandung juga menembus negara Arab Saudi, Malaysia serta Jepang.

Harga emping melinjo saat ini dijual Rp85.000 per kilogram dan kaceprek emping varian rasa pedas, manis dan original Rp120 ribu per kg.

"Kita memproduksi emping melinjo itu sekitar 2-3 ton per bulan dan menyerap tenaga kerja 15 orang," katanya.

Begitu juga pelaku UMKM kerupuk emping melinjo lainnya, Eria (50), warga Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak mengatakan, pihaknya sudah 25 tahun menggeluti usaha ini dan masih bertahan hingga menyerap tenaga kerja puluhan orang.

"Kami bisa menghasilkan omzet tergantung permintaan pasar sekitar Rp60-80 juta per bulan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.