Wamendiktisaintek: Kolaborasi Sains dan Industri Kunci Kemajuan Indonesia
📅 Minggu, 10 Agu 2025, 01:05 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Kemendiktisaintek
Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Fauzan, mengatakan bahwa konferensi sains nasional harus melahirkan inovasi untuk kemajuan bangsa. Menurut dia, acara ini mempertemukan para peneliti, dosen, dan industri dalam kolaborasi riset strategis nasional.
“Konferensi ini bukan sekadar pertemuan biasa. Ini adalah awal kerja besar untuk memperkuat sains dan teknologi Indonesia,” kata Fauzan usai kegiatan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 di Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat, Sabtu (9/8).
Fauzan menyoroti dinamika perubahan jadwal acara yang melibatkan Presiden dan para ilmuwan internasional. Kehadiran Nobel Laureate menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mendukung riset dan inovasi nasional.
“Presiden sangat mendukung acara ini. Bahkan beliau mengatur ulang jadwal demi menyukseskan dan memperkuat sinergi riset industri,” ucap dia.
Menurut dia, riset harus segera diaplikasikan di industri agar hasilnya dirasakan langsung masyarakat. Pemerintah juga telah menyiapkan dana riset dan membuka peluang kerjasama antara akademisi dan pelaku bisnis.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Para peneliti harus berani berinovasi. Mereka juga harus berkolaborasi dengan industri agar riset menjadi produk bernilai ekonomi tinggi,” tegas dia.
Ia berharap hasil konferensi ini menjadi pijakan Indonesia sejajar dengan negara maju dalam sains dan teknologi.
“Mari kita buktikan kerja keras ini menghasilkan inovasi yang bisa dijual. Inovasi tersebut tentu bermanfaat besar bagi bangsa,” ujar dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!