Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dimediasi Trump, Azerbaijan-Armenia Sepakat Berdamai

📅 Sabtu, 09 Agu 2025, 11:20 WIB | Oleh:
Dimediasi Trump, Azerbaijan-Armenia Sepakat Berdamai Doc: AP
Ket. Presiden Donald Trump (tengah_ bersama Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev (kiri) dan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan di Gedung Putih, 8 Agustus 2025.

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump menjamu pemimpin Azerbaijan Ilham Aliyev dan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan di Gedung Putih untuk menandatangani perjanjian damai antara kedua rival lama tersebut.

Mengutip laporan Al Jazeera, Trump mengatakan dalam sebuah upacara pada hari Jumat (8/8), ia yakin kedua pemimpin akan memiliki "hubungan yang hebat" dan perjanjian itu akan membawa perdamaian dan peluang ekonomi baru bagi kawasan.

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada kedua orang hebat ini, Perdana Menteri Pashinyan dan Presiden Aliyev, atas kedatangan mereka ke Washington untuk menandatangani deklarasi bersama yang penting ini," ujar Trump.

“Negara Armenia dan Azerbaijan berkomitmen untuk menghentikan semua pertempuran selamanya; membuka hubungan perdagangan, perjalanan, dan diplomatik; serta menghormati kedaulatan dan integritas wilayah masing-masing.”

Aliyev menggemakan pernyataan Trump, dengan mengatakan bahwa kesepakatan tersebut menandai dimulainya “perdamaian jangka panjang, perdamaian abadi di Kaukasus”.

"Tidak boleh ada keraguan atau kecurigaan bahwa salah satu pihak akan mundur. Jika salah satu dari kami — Perdana Menteri Pashinyan atau saya sendir — berniat untuk mundur, kami tidak akan datang ke sini," kata Aliyev.

Perjanjian tersebut akan menciptakan koridor transportasi antara kedua negara, yang telah terlibat dalam sengketa wilayah sejak runtuhnya Uni Soviet lebih dari tiga dekade lalu.

Perang sebagian besar terjadi di wilayah sengketa Nagorno-Karabakh, yang berada di dalam wilayah perbatasan Azerbaijan tetapi sebelumnya dihuni oleh etnis Armenia.

Mereka akhirnya diusir secara massal selama serangan Azerbaijan pada tahun 2023.

Top of Form

Kesepakatan ini memberikan hak pengembangan eksklusif kepada AS atas koridor transportasi tersebut, yang akan dijuluki “Rute Trump untuk Perdamaian dan Kemakmuran Internasional”.

"Kami mengantisipasi pembangunan infrastruktur yang signifikan oleh perusahaan-perusahaan Amerika. Mereka sangat ingin masuk ke kedua negara ini," kata Trump.

Trump mengatakan AS juga menandatangani perjanjian bilateral dengan kedua negara untuk meningkatkan kerja sama di bidang-bidang seperti energi, perdagangan, dan teknologi, termasuk kecerdasan buatan.

Kesepakatan itu juga akan mencabut pembatasan sebelumnya mengenai koordinasi keamanan dengan Azerbaijan, yang telah menghadapi pengawasan atas catatan hak asasi manusianya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.