Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ribuan Warga Armenia Turun ke Jalan Menentang PM Nikol Pashinyan

📅 Senin, 10 Jun 2024, 08:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ribuan Warga Armenia Turun ke Jalan Menentang PM Nikol Pashinyan Doc: rerfl.org
Ket. Puluhan ribu orang berunjuk rasa di Lapangan Republik Yerevan pada 9 Mei lalu.

YEREVAN - Ribuan orang Armenia turun ke jalan di ibu kota Yerevan pada hari Minggu (9/6) dalam aksi protes terhadap konsesi Perdana Menteri Nikol Pashinyan kepada musuh bebuyutan tetangganya, Azerbaijan.

Aksi protes dimulai pada bulan April, ketika pemerintah negara Kaukasus itu setuju untuk menyerahkan kembali wilayah Baku yang dikuasainya sejak tahun 1990-an.

Pada hari Minggu, ribuan pengunjuk rasa berkumpul di Lapangan Republik di pusat Yerevan, di luar markas besar pemerintah, kata seorang reporter AFP di lokasi kejadian.

Namun pemerintahan Pashinyan tetap tidak tergoyahkan, meskipun ada tantangan dari uskup agung Bagrat Galstanyan yang berpengaruh.

Dalam pidatonya di rapat umum tersebut, Galstanyan menyebut Pashinyan sebagai "seorang pengemis" yang berusaha mencapai perdamaian dengan Azerbaijan "dengan mengorbankan penghinaan terhadap rakyatnya sendiri."

Dia mendesak parlemen untuk mengadakan sidang pleno luar biasa pada hari Selasa untuk memakzulkan perdana menteri.

"Atas permintaan rakyat, anggota parlemen harus memilih pengunduran diri pemerintah dan pembentukan pemerintahan baru," katanya kepada massa. Pemerintahan sementara kemudian harus mengadakan pemilihan parlemen dini, tambahnya.

Sore harinya, pengunjuk rasa melakukan pawai menuju gedung parlemen.

"Kita harus bertindak, kita harus meningkatkan tekanan terhadap Pashinyan," kata salah satu pengunjuk rasa, pelajar berusia 20 tahun, Shushan Sargsyan.

"Eksistensi negara kita sedang dipertaruhkan," kata David Ohanyan (36).

"Rakyat Armenia harus menyadari hal ini dan turun ke jalan."

Galstanyan untuk sementara waktu mengundurkan diri dari jabatan keagamaannya untuk mencalonkan diri sebagai perdana menteri.

Namun ia tidak memenuhi syarat untuk memegang jabatan tersebut berdasarkan hukum Armenia karena ia memiliki kewarganegaraan ganda dengan Kanada, sehingga menimbulkan spekulasi mengenai bagaimana ia dapat menyelesaikan masalah ini.

Pekan lalu, Armenia secara resmi mengembalikan kendali atas empat desa perbatasan yang telah mereka rebut beberapa dekade sebelumnya ke Azerbaijan, sebuah keputusan yang dipertahankan Pashinyan sebagai langkah untuk mengamankan perdamaian dengan Baku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...

Kejagung Resmi Tahan Mantan Pejabat BGN

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.