Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasaman Barat Dorong Produksi Padi Lewat Program Strategis SP3BESI Berbasis Kolaborasi

📅 Jumat, 08 Agu 2025, 10:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pasaman Barat Dorong Produksi Padi Lewat Program Strategis SP3BESI Berbasis Kolaborasi Doc: Antara Foto
Ket. Pemkab Pasaman Barat melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura (DTPH) melaksanakan tanam sawah pokok murah dalam upaya meningkatkan produksi padi di daerah itu

Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTPH) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat melaksanakan program strategi peningkatan produksi padi berbasis kolaborasi (SP3BESI) dalam upaya meningkatkan produksi padi di daerah itu.

Kepala DTPH Pasaman Barat Doddy San Ismail di Simpang Empat, Kamis, mengatakan program itu dilakukan melalui pendekatan berbasis kolaborasi antara petani, dinas dan pihak terkait lainnya mulai dari hulu sampai hilir.

Menurutnya, latar belakang program ini didasari oleh belum optimalnya produksi padi karena adanya permasalahan mulai dari pertanaman, pemeliharaan sampai pemasaran.

"Dibutuhkan kolaborasi dengan pihak-pihak terkait dalam upaya peningkatan produksi," katanya.

Penyebab masih belum optimalnya produksi padi itu, kata dia, di antaranya belum optimalnya produksi dan produktivitas pertanian tanaman pangan, tingginya laju konversi lahan pertanian ke nonpertanian, serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) tidak terkendali.

Kemudian masih terbatasnya akses petani ke permodalan dan teknologi, masih kurangnya kualitas sumber daya manusia petani serta menurunnya kesuburan tanah.

"Indeks pertanaman petani juga masih bisa dioptimalkan sebab saat ini rata-rata masih dua kali setahun. Selain itu alih fungsi lahan juga diharapkan dapat berkurang dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Nomor 5 Tahun 2023," katanya.

Menangani permasalahan itu DTPH Pasaman Barat meningkatkan koordinasi dengan pihak terkait serta bersama mendampingi petani dalam meningkatkan produksi, melakukan pengawalan petani dimulai dari penyediaan benih bersertifikat, pupuk bersubsidi, penggunaan teknologi, pengendalian serangan OPT. 

Lalu kebutuhan pembekalan untuk penyuluh dan petani, terutama tentang pengolahan tanah yang benar dan pemberian bahan organik untuk mengatasi menurunnya kesuburan tanah,  serta sosialisasi implementasi Perda LP2B di kalangan masyarakat sehingga mengatasi tingginya laju alih fungsi lahan.

Doddy San Ismail menyebutkan strategi peningkatan produksi padi dalam penyediaan benih bersertifikat, pihaknya berkolaborasi dengan Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Sumbar agar hasil padi lebih tinggi.

Lalu pelatihan teknologi tanaman padi sawah bagi kelompok tani berkolaborasi dengan Badan Riset Mekanisasi Pertanian (BRMP) Provinsi Sumbar sehingga petani dapat menjual padi dengan harga tinggi.

Kemudian pelatihan pengendalian OPT bagi kelompok tani berkolaborasi dengan Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Sumbar sehingga tidak terjadi gagal panen.

"Peningkatan sumber daya manusia petani pada kegiatan pascapanen agar hasil produksi bisa meningkatkan harga jualnya melalui pendampingan dari Universitas Andalas (Unand) Padang," ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, berkolaborasi dengan PLN agar penggunaan tenaga listrik atau huller listrik memberikan manfaat mengurangi biaya bahan bakar minyak (BBM), efisiensi waktu dan tenaga, ramah lingkungan tidak bising.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.