Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR gabungan terus cari korban tanah longsor di Gunung Mas

📅 Senin, 27 Jan 2025, 16:45 WIB | Oleh:
Tim SAR gabungan terus cari korban tanah longsor di Gunung Mas Doc: ANTARA/HO-Kantor SAR Palangka Raya.
Ket. Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap korban longsor yang terjadi di Desa Tumbang Mahuroi, Senin (27/1).

Palangka Raya -- Tim SAR Gabungan baik Basarnas, TNI-Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus berupaya mencari korban tanah longsor di Desa Tumbang Muhuroi, Kecamatan Damang Batu.

Kepala Kantor SAR Palangka Raya AA Ketut Alit Supartana di Palangka Raya, Senin, mengatakan bahwa pihaknya bersama tim gabungan lainnya memasuki hari keempat pencarian terhadap dua orang yang menjadi korban tanah longsor di Desa Tumbang Muhuroi.

"Ini memasuki hari keempat pencarian dan tim gabungan masih tetap semangat mencari korban tertimbun tanah longsor," kata Alit.

Dia menuturkan, berdasarkan informasi tim di lapangan, hujan menjadi kendala utama sehingga membatasi waktu dalam pencarian dan membuat tanah di area kejadian menjadi lembut sehingga sering terjadi longsor dengan skala kecil.

Lokasi bencana juga merupakan area blank spot sehingga menyulitkan petugas untuk memberikan informasi dan dokumentasi di lapangan. Pencarian masih difokuskan di sekitar pondok yang didirikan korban.

"Kami masih mengupayakan pencarian dan selalu berharap tim SAR gabungan dapat segera menemukan korban." tutup Alit.

Sekedar di ketahui, pada hari Rabu (22/01/2025) sekitar pukul 07.00 WIB telah terjadi bencana tanah longsor di Desa Tumbang Mahuroi. Diduga dua orang menjadi korban dalam kejadian naas tersebut.

Kedua korban berjenis kelamin pria itu merupakan penambang yang bekerja di tempat tersebut yaitu pertama Gadeonsin (57) dan Muliadi (51).

Hingga sampai saat ini unsur SAR yang terlibat dalam pencarian antara lain Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, BPBD Kabupaten Gunung Mas, Polsek Kahayan Hulu Utara, Koramil dan masyarakat setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.