Detik Detik Pesawat Medis AMREF Jatuh di Permukiman Mwihoko: Ledakan Dahsyat, Rumah Hancur, Enam Nyawa Melayang!
📅 Jumat, 08 Agu 2025, 14:22 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: Istimewa
JAKARTA - Mwihoko, sebuah kawasan padat penduduk di perbatasan Kiambu dan Nairobi, Kenya, diguncang tragedi udara yang mengerikan pada Kamis sore (7/8/2025) waktu setempat. Pesawat medis milik African Medical Research Foundation (AMREF), yang dikenal sebagai AMREF Flying Doctors, jatuh menghantam permukiman warga dan menimbulkan ledakan besar yang terdengar hingga radius ratusan meter.
Insiden maut itu merenggut enam nyawa, terdiri dari empat awak pesawat dan dua warga sipil yang tengah berada di lokasi kejadian.
Dampak benturan pesawat mencakup radius sekitar 100 meter, mengakibatkan sejumlah rumah luluh lantak, kaca-kaca pecah, dan puing-puing berserakan di jalan.
Rekaman video yang dirilis Reuters memperlihatkan suasana mencekam pascakecelakaan. Api berkobar di antara reruntuhan, sementara petugas pemadam kebakaran dibantu warga sekitar berjuang memadamkan api dan membersihkan serpihan logam pesawat yang hangus. Bau asap menyelimuti udara, menambah suasana duka yang menyelimuti kawasan tersebut.
Berdasarkan keterangan resmi AMREF Flying Doctors, pesawat lepas landas dari Bandara Wilson pukul 14.17 waktu setempat. Tujuan penerbangan adalah Hargeisa, Somalia, dalam misi evakuasi medis yang seharusnya menyelamatkan nyawa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, hanya tiga menit setelah lepas landas, pesawat kehilangan kontak dengan menara kendali satelit. Tak lama kemudian, pesawat dilaporkan jatuh di area pemukiman Mwihoko.
Belum ada keterangan pasti mengenai penyebab kecelakaan ini. AMREF menyatakan pihaknya tengah bekerja sama dengan otoritas penerbangan sipil, badan keamanan, dan tim tanggap darurat untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi. Dugaan awal mulai bermunculan, mulai dari kerusakan mesin hingga faktor cuaca, namun semuanya masih menunggu hasil investigasi resmi.
Tragedi ini menjadi pukulan berat bagi AMREF, lembaga yang selama ini dikenal sebagai penyedia layanan evakuasi medis udara di Afrika Timur. Misi kemanusiaan yang mereka emban berakhir menjadi mimpi buruk yang merenggut nyawa awaknya sendiri dan warga tak bersalah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di tengah duka mendalam, masyarakat Mwihoko berharap pemerintah segera memberikan bantuan untuk memperbaiki rumah yang rusak, serta memberikan kejelasan tentang apa yang menyebabkan bencana ini—agar tidak ada lagi misi penyelamatan yang justru berakhir dengan kehilangan yang memilukan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!