Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamen Stella Christie Kunjungi Silicon Valley Perkuat Kolaborasi Riset dengan AS

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 09:48 WIB | Oleh:
Wamen Stella Christie Kunjungi Silicon Valley Perkuat Kolaborasi Riset dengan AS Doc: KJRI San Fransisco
Ket. Wamendiktisaintek tella Christie (kanan), Profesor Carl Wieman dari Universitas Stanford dan peraih Nobel Fisika dan Konjen RI di San Francisco Yohpy Ichsan Wardana (kiri) berdiskusi di salah satu sudut kampus Universitas Stanford, AS.

JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie mengunjungi kawasan strategis Silicon Valley di San Francisco Bay Area di California, Amerika Serikat, dari 29 Juli sampai 5 Agustus 2025 untuk memperkuat kolaborasi pengembangan riset, inovasi dan ilmu pengetahuan serta teknologi dengan Amerika Serikat, serta meningkatkan sinergi bagi pemajuan pendidikan Indonesia.

"Silicon Valley bukan hanya tempat belajar. Ia adalah cermin masa depan. Dan kita, sebagai bangsa, tidak boleh hanya berdiri di pinggiran, tetapi kita harus ikut membentuk masa depan itu dengan iptek, inovasi, dan kolaborasi,” kata Stella dalam siaran pers Konsulat Jenderal RI (KJRI) di San Francisco yang diterima pada Kamis (7/8).

Didampingi Konsul Jenderal RI di San Francisco Yohpy Ichsan Wardana, Stella menyebut kunjungannya ini sejalan dengan prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dalam mencetak generasi unggul dan mendorong transformasi berbasis iptek yang menempatkan pendidikan berkualitas dan penguasaan iptek sebagai pilar utama percepatan kemajuan bangsa.

Stella bertemu dengan sejumlah tokoh iptek penting dunia, mulai profesor Universitas Stanford dan Universitas California di Berkeley, para peraih Nobel, sampai para eksekutif top perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka seperti Intel.

Kegiatan diawali dengan pertemuan strategis yang difasilitasi Radhika Shah, pendiri SDG Digital Transformation and Sustainability Lab.

Stella memaparkan dua program unggulan Indonesia, yakni Sekolah Garuda dan Koperasi Desa Merah Putih.

Sekolah Garuda adalah jaringan sekolah menengah yang merupakan bagian dari program strategis nasional di Indonesia untuk siswa berprestasi di wilayah tertinggal, sedangkan Koperasi Desa Merah Putih merupakan inisiatif koperasi digital desa berbasis universitas loka.

Menurut siaran pers KJRI San Francisco, para mitra menyambut baik pendekatan berbasis data ilmiah dan teknologi (STEM) yang dilakukan Indonesia, serta menyoroti peluang kerja sama dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI) lokal untuk koperasi digital, pemberdayaan perempuan desa sebagai pengguna awal teknologi, dan pembangunan model bahasa besar (LLM) dengan bahasa Indonesia sebagai bagian dari agenda kedaulatan digital nasional Indonesia.

Dalam pertemuan dengan CEO Intel Lip-Bu Tan dan tokoh-tokoh senior industri teknologi global, Stella membahas strategi pengembangan industri semikonduktor nasional.

Tan kemudian memberi saran kepada Stella agar Indonesia memilih dahulu pengembangan secara bertahap segmen perakitan, pengemasan, dan pengujian, sebelum memasuki desain chip.

Tan juga menyambut konstruktif tawaran menjadi penasihat Sekolah Garuda dan membuka akses Indonesia ke jaringan universitas top dunia seperti Institut Teknologi Massachusetts (MIT), Universitas Stanford, dan Universitas Calofornia Berkeley.

Tan juga tertarik pada kemitraan investasi strategis bersama BP Danantara, terutama untuk sektor teknologi berkelanjutan dan berdampak tinggi.

Stella lalu menyampaikan berbagai program prioritas pendidikan dan inovasi teknologi, yakni pengembangan kerja sama beasiswa dan fellowship bagi dosen serta mahasiswa Indonesia di universitas terkemuka AS.

Kemudian, kolaborasi dalam pembangunan LLM berbahasa Indonesia sebagai bagian dari strategi kedaulatan digital berbasis bahasa dan budaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.