Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Semarang Siap Berdialog dengan Pemkab Demak Terkait TPA Ilegal di Perbatasan Rowosari

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 14:40 WIB | Oleh:
Wali Kota Semarang Siap Berdialog dengan Pemkab Demak Terkait TPA Ilegal di Perbatasan Rowosari Doc: koran jakarta/dok
Ket. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti saat memberi keterangan kepada media.

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyatakan kesiapan untuk berdialog dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak guna menyelesaikan persoalan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ilegal yang berada di kawasan perbatasan antara Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang (Semarang) dan Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen (Demak). Lokasi TPA liar tersebut berada tak jauh dari kawasan Brown Canyon.

Permasalahan TPA ilegal ini mendapat sorotan dari masyarakat karena menimbulkan tumpukan sampah dan aktivitas pembakaran terbuka yang mengganggu lingkungan sekitar. Asap yang ditimbulkan dikhawatirkan berdampak langsung terhadap warga di wilayah Kota Semarang.

Menanggapi hal itu, Agustina menyebut bahwa perlu ada koordinasi lintas wilayah untuk mencari solusi bersama. Ia juga berharap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat berperan sebagai fasilitator pertemuan antara kedua pemerintah daerah.“Kalau Pemerintah Provinsi mempertemukan kita, ya kita siap bertemu,” kata Agustina, kemarin.

Agustina menegaskan bahwa Pemerintah Kota Semarang tetap memegang tanggung jawab atas pengelolaan wilayahnya.

Namun ia mengingatkan bahwa persoalan yang berdampak lintas batas, seperti asap pembakaran sampah dari wilayah Kabupaten Demak yang mencemari udara Kota Semarang, perlu ditangani secara bersama dengan dukungan dari pemerintah tingkat provinsi.

“Kalau itu (masalah) berada di wilayah Semarang, ya kami yang tangani. Tapi kalau pembakaran sampah terjadi di Demak dan asapnya masuk ke Semarang, itu harus kami laporkan ke Pemerintah Provinsi,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat di kawasan perbatasan untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah secara sembarangan, apalagi di lokasi yang bukan peruntukannya sebagai TPA.

“Masyarakat juga harus ikut peduli, tidak membuang sampah sembarangan. Kalau kita ingin lingkungan bersih, maka harus ada kesadaran bersama,” tambah Agustina.

Permasalahan TPA ilegal di wilayah perbatasan Semarang - Demak ini menjadi perhatian serius, terutama karena menyangkut kualitas lingkungan hidup dan kenyamanan warga.

Pemerintah daerah diharapkan dapat segera duduk bersama untuk membahas langkah-langkah penanganan yang menyeluruh dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Advertisement
gaia musik festival
Nasional
Kemenbud: Museum Musik Indo...
Nasional
Menkes Serukan Perbaiki Seg...
Nasional
Gratis, Kemenag Terbitkan 4...
Nasional
Selama 2025 PT KAI Kelola 2...
Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda   

Anak Fandi Ahmad Siap Mengobrak-abrik Pertahanan Skuad Garuda  

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
# 6
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
📅 Kamis, 06-Agu-2026
Berpotensi Melemah, 6 Agustus 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.