Ternyata Ini Asal Mula dan Filosofi Dibalik Lomba Panjat Pinang 17 Agustus
📅 Kamis, 07 Agu 2025, 16:30 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Pinterest
JAKARTA - Panjat pinang adalah salah satu lomba favorit saat perayaan HUT Kemerdekaan RI. Di balik keseruannya, lomba ini memiliki sejarah panjang dan makna mendalam.
Menurut buku berjudul Hiburan Masa Lalu dan Tradisi Lokal karya Fandy Hutari, panjat pinang berasal dari budaya Tionghoa. Permainan ini dikenal dengan nama Qiang Gu dan sudah ada sejak Dinasti Ming. Awalnya, panjat pinang berkaitan dengan Festival Hantu.
Sedangkan di Indonesia, panjat pinang mulai dikenal sejak penjajahan Belanda sekitar tahun 1930. Saat itu, lomba ini jadi hiburan untuk para kolonial dalam acara pesta. Hadiahnya berupa makanan mewah seperti keju dan gula, serta pakaian yang sangat bernilai bagi rakyat pribumi.
Pada masa kolonial, panjat pinang dilakukan oleh rakyat pribumi sebagai tontonan bagi penjajah. Orang Belanda menonton sambil tertawa saat pribumi berjuang memanjat batang pinang yang licin. Beberapa keluarga pribumi yang dekat dengan kolonial juga mengadakan lomba ini di pesta mereka.
Seiring waktu, panjat pinang berubah makna menjadi simbol perjuangan dan kebersamaan. Lomba ini mengajarkan pentingnya kerja sama dan saling menopang untuk mencapai tujuan. Hadiah di puncak pohon pinang melambangkan kemerdekaan yang harus diraih bersama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah diraih, hadiah itu dibagi rata sebagai simbol keadilan. Kini, panjat pinang menjadi hiburan dan warisan budaya yang mengajarkan solidaritas dan semangat juang. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!