Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Thailand Ujian Pertama Garuda Pertiwi

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 07:09 WIB | Oleh:
Thailand Ujian Pertama Garuda Pertiwi Doc: ANTARA/Yulius Satria Wijaya
Ket. Pelatih sepak bola Timnas Putri Indonesia Joko Susilo (kedua kanan) memimpin sesi latihan di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/7).

JAKARTA - Tim nasional Putri Indonesia menghadapi ujian berat di laga pembuka Grup A di Asean Womens Championship  atau Piala AFF Putri 2025. Bertanding di di Stadion Lach Tray, Haiphong, Vietnam, Rabu (6/8), skuad Garuda Pertiwi harus bertemu lawan tangguh Thailand yang telah mengoleksi empat gelar juara.

Bagi Thailand, partisipasi di turnamen ini selalu identik dengan status unggulan. `Selain empat kali juara, tim berjuluk Chaba Kaew itu juga pernah tiga kali menjadi runner-up. Sebaliknya, Indonesia belum menunjukkan prestasi yang bisa dibanggakan. Dalam sembilan edisi sebelumnya, delapan kali  kandas di fase grup. Satu-satunya catatan manis terjadi pada tahun  2004, ketika  finis di peringkat keempat.

Tantangan besar langsung dihadapi pelatih Joko Susilo. Bukan hanya karena nama besar Thailand, namun juga karena komposisi pemain Indonesia jauh dari ideal. Sejumlah pemain utama absen, termasuk  kapten Safira Ika, Zahra Muzdalifah, Sheva Imut, Claudia Scheunemann, dan Gea Yumanda yang kini memperkuat tim U-20.

Selain itu, beberapa nama diaspora yang sebelumnya memperkuat timnas pun tak masuk dalam skuad. Iris de Rouw, Emily Nahon, Felicia de Zeeuw, hingga Sydney Hopper urung bergabung.

“Skuad kali ini memang berbeda dari yang tampil di Kualifikasi Piala Asia 2026. Karena turnamen ini di luar kalender FIFA, kami tidak bisa memanggil beberapa pemain yang sedang terikat kontrak dengan klub masing-masing,” ujar Joko Susilo.

Thailand  juga tidak tampil dengan kekuatan penuh. Pelatih  baru Futoshi Ikeda memilih meremajakan skuadnya. Tak ada nama-nama senior seperti Tiffany Sornpao, Kanjanaporn Saenkhun, Nutwadee Pramnak, maupun Kanyanat Chetthabutr. Satu-satunya pemain berpengalaman yang diboyong adalah bek 29 tahun, Sakuna Senabuth.

Selebihnya, skuad Thailand didominasi pemain muda. Bahkan sembilan pemain masih berusia di bawah 20 tahun. Namun, dengan sistem pembinaan yang baik dan kompetisi domestik yang lebih mapan, Thailand tetap menjadi favorit, bersama tuan rumah Vietnam. ben/G-1

Perkiraan Formasi

Indonesia 4-3-3

Laita Roati

Agnes Hutapea, Remini Rumbewas, Shalika Aurelia, Vivi Oktavia

Helsya Maeisyaroh, Viny Silfianus, Rosdilah Siti Nurrohmah

Reva Octaviani, Isa Warps, Marsela Awi

Thailand 4-3-3

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.