Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Roblox Terancam Diblokir di Indonesia! Pemerintah Hapus Game Favorit Anak Demi Lindungi Generasi Bangsa?

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 09:17 WIB | Oleh:
Roblox Terancam Diblokir di Indonesia! Pemerintah Hapus Game Favorit Anak Demi Lindungi Generasi Bangsa? Doc: Istimewa

JAKARTA - Pemerintah RI kembali melempar sinyal keras terhadap dunia digital, dan kali ini, yang jadi sasaran adalah game online populer Roblox, game yang digandrungi jutaan anak-anak Indonesia. 

Pernyataan terbaru dari Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengindikasikan pemblokiran terhadap Roblox bisa saja terjadi jika konten di dalamnya dianggap membahayakan perkembangan mental anak-anak.

"Kalau memang kontennya melewati batas dan berdampak negatif pada perilaku generasi muda, kita tidak akan ragu menutup aksesnya," tegas Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan, Selasa (5/8/2025).

Lebih lanjut, Prasetyo Hadi menekankan pentingnya proteksi terhadap anak-anak dari paparan media baik itu dari televisi, sosial media, maupun game yang mengandung unsur kekerasan atau bahasa tidak pantas.

Menurutnya, game bukan sekadar hiburan, tetapi bisa menjadi ancaman jika tidak diawasi. 

Pemerintah pun berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk terus mengevaluasi platform-platform digital, termasuk Roblox, dalam menyaring konten kekerasan, pornografi, hingga perjudian terselubung.

Kekhawatiran pemerintah bukan tanpa alasan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, pun secara terang-terangan melarang siswa-siswi SD untuk memainkan Roblox. 

Saat berkunjung ke SDN Cideng 02 Jakarta Pusat, ia menyaksikan sendiri betapa game tersebut sangat populer di kalangan murid SD. Ia pun menyampaikan peringatan keras. 

“Main HP boleh, tapi jangan lama-lama dan jangan nonton atau main yang ada kekerasannya. Termasuk yang ‘blok-blok’ itu ya, jangan dimainkan,” ujarnya, merujuk pada Roblox.

Indonesia bukan satu-satunya negara yang mulai gerah dengan Roblox. 

Pada Agustus 2024, Pemerintah Turki resmi memblokir Roblox secara nasional setelah muncul laporan tentang konten seksual yang mengeksploitasi anak, pesta virtual mencurigakan yang mengarah ke promosi pedofilia, hingga praktik perjudian terselubung menggunakan mata uang virtual "robux".

Pejabat Turki juga menyebut adanya tantangan serius dalam mengawasi konten Roblox, dan Kantor Kejaksaan Umum Adana bahkan membuka penyelidikan resmi sebelum akhirnya game tersebut ditutup untuk jutaan pengguna di seluruh negeri.

Sebagai informasi, Roblox menjadi platform permainan daring yang memungkinkan siapa pun, termasuk anak-anak, untuk membuat dan memainkan game buatan pengguna lainnya. 

Dirilis sejak 2006 oleh Roblox Corporation, game ini menawarkan beragam genre permainan yang bersifat interaktif dan kreatif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.