Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kadin dan Belarusia Bahas Kerja Sama Penguatan Industri Pupuk dan SDM

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 15:48 WIB | Oleh:
Kadin dan Belarusia Bahas Kerja Sama Penguatan Industri Pupuk dan SDM Doc: antara foto
Ket. Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie dan Menlu Belarusia Maxim Ryzhenkov.

JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie dan Menlu Belarusia Maxim Ryzhenkov membahas peluang penguatan industri pupuk, kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan industri alat berat di Jakarata, Rabu (6/8).

"Kita melihat Belarusia sangat kuat dari sisi 'fertilizer' atau pupuk. Bahkan Menteri Luar Negeri Belarusia menyampaikan keinginan mereka untuk tidak hanya berdagang, tetapi juga membangun industri pupuk di Indonesia. Ini sejalan dengan prioritas Presiden Prabowo terhadap ketahanan pangan,” ujar Anindya.

Ia mengatakan Belarusia juga menawarkan penguatan kerja sama di bidang alat berat seperti traktor dan truk, yang dinilai penting untuk menopang proses industrialisasi di Indonesia.

Menurut dia, potensi kerja sama itu dapat memberikan nilai tambah di dalam negeri dan memperkuat transformasi Indonesia dari eksportir bahan mentah menjadi negara industri berbasis teknologi.

“Kita buka perdagangan seluas mungkin, ke barat seperti Amerika dan Uni Eropa maupun ke timur seperti China, Rusia dan Belarusia. Ini bagian dari upaya Kadin memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi yang solid, dengan capaian 5,12 persen di kuartal II,” ujar dia.

Anindya juga menyoroti pentingnya penguatan sumber daya manusia dengan mendorong kerja sama teknis dan pendidikan vokasi.

“Saya meminta Menteri Luar Negeri Belarusia untuk mempertimbangkan penguatan 'vocational studies' kita, agar kita bisa menghasilkan tenaga kerja terampil yang siap menopang transformasi industri nasional,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Luar Negeri Kadin Indonesia Bernardino M Vega mengatakan ke depan, kerja sama Indonesia dengan negara-negara di kawasan Eurasia akan semakin strategis.

“Ada usulan pembentukan EU–Indonesia Business Council untuk mendukung implementasi 'Free Trade Agreement' dengan Uni Ekonomi Eurasia. Ini bisa menjadi lembaran baru dalam pengembangan kerja sama Indonesia dengan Eropa Timur,” ujar dia.

Lebih lanjut, Ketua Komite Bilateral Rusia–Belarusia Kadin Indonesia Didit Ratam mengatakan Belarusia memiliki keahlian mendalam di sektor pertanian dan teknologi pendukungnya, mulai dari drone pertanian hingga sistem teknologi informasi untuk agrikultur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.