Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ITS Kembangkan Lampu Nusantara Bahari, Tingkatkan Produktivitas Nelayan dengan Efisiensi Energi

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 17:45 WIB | Oleh:
ITS Kembangkan Lampu Nusantara Bahari, Tingkatkan Produktivitas Nelayan dengan Efisiensi Energi Doc: ANTARA/HO-ITS
Ket. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mendukung produktivitas nelayan melalui karya inovatif yaitu produk Lampu Nusantara (Lamusa) Bahari di Surabaya, Rabu (6/8).

SURABAYA -  Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menghadirkan inovasi Lampu Nusantara (Lamusa) Bahari untuk membantu nelayan meningkatkan hasil tangkapan ikan.

“Lamusa Bahari merupakan salah satu produk flagship,” kata Co-Founder Lamusa Iwan Cony Setiadi di Surabaya, Rabu.

Iwan menuturkan ITS bersama Pertamina Foundation menghibahkan 40 lampu berbasis LED tersebut kepada serikat nelayan di Lamongan pada Oktober 2024 lalu.

"Lampu ini memiliki nilai efisiensi hingga 40 persen serta masa pakai hingga 50 ribu jam dan tidak perlu dilakukan pemanasan yang memakan waktu seperti pada lampu kapal pada umumnya," ujar dia.

Menurut dia, ITS rutin melakukan pemantauan dan menjalin komunikasi dengan serikat nelayan setempat dan diketahui hasil tangkapan nelayan meningkat sebesar 30 persen.

Meskipun demikian, Iwan mengatakan peningkatan hasil tangkapan bukan menjadi fokus utama mengingat hal tersebut juga perlu memperhatikan kapasitas penangkapan kapal.

Iwan yang juga dosen Departemen Teknik Fisika ITS ini menjelaskan kebermanfaatan utama yang ingin dituju pada pemasangan lampu ini lebih ke arah efisiensi energi, waktu, serta masa pakai lampu yang lebih lama.

Meskipun bukan fokus utama, peningkatan jumlah tangkapan memungkinkan terjadi karena mengingat lampu tersebut yang didesain memiliki warna yang mampu menarik ikan.

Hal tersebut kemudian akan berdampak dalam mempertahankan produktivitas nelayan dengan lebih hemat energi dan juga efisien waktu.

“Rencananya pemantauan tersebut akan dilakukan hingga Desember tahun ini, tepatnya setelah setahun pemasangan,” ujarnya.

Ke depan, Tim Lamusa ITS akan berupaya membuat ekosistem berkelanjutan melalui pengenalan kepada berbagai pihak baik mahasiswa, swasta, pemerintah, maupun para nelayan.

Salah satunya yakni berupa model startup produk hingga kuliah kerja nyata (KKN) dalam bentuk gerakan kolaboratif nantinya.

Upaya tersebut menjadi langkah ITS dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin tujuh yakni Energi Bersih dan Terjangkau, poin delapan yakni Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta poin sembilan yakni Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

“Keberhasilan implementasi lampu bahari tersebut menunjukkan tingkat kesiapan dan kematangan dari teknologi,” kata Iwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Fenomena Langit Agustus 2026: Gerhana Matahari Total, Hujan Meteor, Blood Moon hingga 6 Planet Sejajar
    Preview komentar:
    Membaca rangkuman fenomena langit Agustus 2026 di artikel ...
  • Ekonom Optimistis Sektor Infrastruktur Telko Tetap Bersinar dalam Lima Tahun Mendatang
    Preview komentar:
  • Tantangan Sekolah Swasta: Persaingan Semakin Berat
    Preview komentar:
    Lanjudkan tetap setia hadir untuk melayani
Advertisement
gaia musik festival
Luar Negeri
Tiba-tiba Pentagon Gelar Ra...
Daerah
BPBD Jatim Perkuat Pemadama...
Gempar! 995 Pucuk Senjata Api Ditemukan di Sekolah Swasta Jaksel, Ini Kronologi!

Gempar! 995 Pucuk Senjata Api Ditemukan di Sekolah Swasta Jaksel, Ini Kronologi!

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.