Heboh Penampakan Wajah Raksasa di Puncak Gunung Chili, Bukti Alien atau Jadi Pangkalan Rahasia?
📅 Rabu, 06 Agu 2025, 09:07 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: Google Maps
JAKARTA - Jagat maya kembali dihebohkan dengan penemuan tak biasa lewat Google Maps. Kali ini, bentuk menyerupai wajah manusia muncul di puncak pegunungan terpencil di selatan Chili, memancing rasa penasaran sekaligus imajinasi liar para pemburu misteri dunia maya.
Formasi yang terlihat begitu simetris ini ditemukan di sebuah pulau terpencil dengan koordinat 55°32'35" LS, 69°15'56" BB.
Penampakan ini pertama kali disorot Scott C. Waring, seorang penggila teori alien dan UFO, yang langsung mengunggah temuannya ke YouTube.
Tak butuh waktu lama, video tersebut viral dan menuai ribuan komentar dari netizen yang ikut terkesima dan sebagian panik.
Banyak yang berspekulasi itu sisa dari peradaban alien kuno, atau bahkan pangkalan rahasia makhluk luar angkasa yang tersembunyi selama ribuan tahun.
Sebaiknya Anda baca juga:
Waring sendiri tak ragu menyebut alien tertua di jagat raya bisa saja menyerupai dewa, malaikat, atau iblis mengindikasikan wajah itu bukanlah kebetulan.
Namun, di balik semua teori konspirasi yang menggugah adrenalin itu, para ilmuwan hadir membawa segelas logika.
Mereka menyebut fenomena ini sebagai pareidolia, kondisi psikologis di mana otak manusia cenderung mengenali pola wajah pada objek acak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Dr. Robin Kramer dari Lincoln University, otak kita dirancang untuk mendeteksi wajah dengan sangat cepat, bahkan ketika wajah itu sebenarnya tidak ada.
Hal ini merupakan bentuk mekanisme bertahan hidup, agar manusia cepat membedakan kawan dari ancaman.
Psikolog dari Macquarie University, Profesor Kevin Brooks, menambahkan manusia cenderung melihat wajah dalam berbagai bentuk hingga terbukti sebaliknya. Ini adalah bias alamiah dalam otak kita.
Bahkan Dr. Susan Wardle dari NIH menyebut mereka yang percaya pada hal-hal paranormal lebih sering mengalami pareidolia, dan cenderung melihat bentuk-bentuk spiritual atau luar angkasa di mana-mana.
Namun demikian, daya tarik terhadap wajah-wajah misterius ini memang sulit dibantah. Komentar netizen pun kian liar.
Salah satu penonton video Waring bahkan mengaku menemukan formasi serupa di Antartika, awalnya mengira itu bug digital, tapi kini ia percaya mungkin itu peninggalan kuno ala glyph Nasca di Peru.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!