Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkes Perluas Layanan CKG

📅 Senin, 03 Nov 2025, 18:45 WIB | Oleh:
Kemenkes Perluas Layanan CKG Doc: RRI/Aditya Prabowo
Ket. Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesehatan Setiaji

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperluas jangkauan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui pembentukan sentra-sentra baru di berbagai lokasi. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat capaian target pemeriksaan kesehatan masyarakat hingga 100 juta orang.

Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesehatan, Setiaji, mengatakan saat ini CKG sudah menjangkau sekitar 500 ribu orang per hari. Untuk mengejar target tersebut, Menteri Kesehatan bersama jajaran telah menggandeng berbagai pihak seperti komunitas, klinik, hingga institusi lain

“Sekarang sehari ini kita bisa menyasar kurang lebih 500-an ya, 500-an artinya seminggu 2,5 juta lah, jadi kalau sebulan ya berarti 10 jutaan. Ini dilakukan agar dapat membuka layanan CKG secara mandir,” kata Setiaji kepada wartawan usai menghadiri Konferensi pers Program Sandbox Kesehatan 2025 di Kantor Kemenkes, Jakarta, Senin (3/11).

Setiaji menambahkan, sistem pendukung layanan CKG di luar Puskesmas kini sedang dalam tahap uji coba. Nantinya, klinik-klinik, komunitas, bahkan perkantoran dapat membuka layanan CKG bagi masyarakat.

“Sistemnya sudah kita siapkan, ini sekarang lagi uji coba. Jadi nanti klinik, komunitas, ataupun kantor bisa buka layanan CKG untuk menambah jumlah pemeriksaan,” ucap Setiaji.

Menurut Setiaji, konsep ini serupa dengan pembentukan sentra vaksinasi Covid-19 yang pernah dilakukan sebelumnya. Setiaji menegaskan, layanan CKG tidak lagi terbatas pada fasilitas Puskesmas, tetapi bisa dilakukan di berbagai tempat, termasuk klinik perusahaan.

“Dulu waktu Covid kan kita punya sentra-sentra vaksin, nah ini juga sama, sentra CKG. Selain Puskesmas, sekarang juga bisa di klinik, termasuk di perkantoran,” ujar Setiaji.

Sementara, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memperkirakan ada sekitar 70 juta orang yang memanfaatkan CKG pada 2025. Dengan jumlah pemeriksaan sekitar 600 ribu orang per hari, Menkes Budi meyakini ada sekitar 30 juta orang lagi yang memeriksakan diri hingga akhir 2025.

“Dengan adanya Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus, kita berharap cakupan CKG dapat ditingkatkan. Terutama di segmen perkantoran,” kata Menkes Budi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Uji Coba Pendaratan Pesawat Tempur di Jalan Tol

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.