Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Berencana Kunjungi Sekolah Rakyat Akhir Agustus

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 22:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Prabowo Berencana Kunjungi Sekolah Rakyat Akhir Agustus Doc: ANTARA
Ket. Para siswa Sekolah Rakyat menyalami para guru.

JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto direncanakan akan mengunjungi sekolah rakyat pada akhir Agustus 2025, menyusul peluncuran program tersebut yang telah dilakukan pada 14 Juli lalu.

"Sekolah Rakyat rencana kemungkinan akhir agustus akan dikunjungi Bapak Presiden. Launching sudah 14 Juli lalu," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (05/8).

Namun, dia mengatakan hingga saat ini lokasi kunjungan Presiden masih belum ditetapkan.

Prasetyo menilai pendirian sekolah rakyat merupakan bentuk perjuangan Pemerintah dalam menyediakan pendidikan bagi anak-anak yang selama ini belum memiliki kesempatan.

Menurut dia, program ini diharapkan dapat membuka jalan bagi masa depan yang lebih baik sekaligus mengangkat harkat dan martabat keluarga mereka.

"Saya kalau ngomong sekolah rakyat memang agak emosional karena banyak adik-adik kita yang selama ini tidak memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan dan kita berharap masa depan lebih baik, mengangkat harkat martabat keluarganya," ucap dia.

Dia menambahkan Presiden Prabowo terus mendorong percepatan pelaksanaan program tersebut dan menilai langkah ini sebagai kebanggaan nasional menjelang usia kemerdekaan ke-80 tahun.

Sejauh ini, kata dia, sebanyak 159 lokasi sekolah rakyat telah disiapkan sebagai tahap awal pelaksanaan program tersebut.

Pemerintah masih terus mengevaluasi dan memperluas cakupan program agar dapat menjangkau lebih banyak anak yang belum mendapatkan akses pendidikan.

Program sekolah rakyat juga disebut sebagai salah satu wujud nyata makna kemerdekaan, yang diyakini dapat menjadi jalan keluar dari kemiskinan dan ketertinggalan melalui pendidikan.

"Bagi saya itulah makna kemerdekaan. Kita sadar pendidikan satu cara keluar dari kemiskinan, dari belenggu kita," ucap dia.

Sekolah Rakyat adalah program pendidikan berasrama yang didesain untuk menjangkau keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah (desil 1 dan 2) dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Program era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui integrasi pendidikan, pemberdayaan ekonomi keluarga, dan jaminan sosial secara menyeluruh termasuk kesehatan untuk para siswa dan keluarganya.

Kementerian Sosial sebagai pelaksana teknis program itu melaporkan jumlah siswa Sekolah Rakyat tahap pertama sebanyak 9.700 orang yang mulai berjalan sejak Juli 2025. Jumlah ini didukung oleh lebih dari 1.500 guru serta sekitar 2.000 tenaga pendamping, termasuk wali asrama dan pembimbing sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

FK UB Tingkatkan Kapasitas Nakes Kendalikan Resistensi Antimikroba

32 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
FK UB Tingkatkan Kapasitas ...
Daerah
Lewat Gebyar Pajak 2026, Pe...
Daerah
Wali Kota Bandung Dorong So...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.