Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penghulu Ahad Nasution Berenang ke Daerah Terpencil demi Menikahkan Warga di Pasaman

📅 Selasa, 05 Agu 2025, 11:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penghulu Ahad Nasution Berenang ke Daerah Terpencil demi Menikahkan Warga di Pasaman Doc: Antara Foto
Ket. Penghulu asal Jorong Batang, Nagari Batang Kundur, Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Ahad Nasution, saat menyebrangi sungai untuk menikahkan seorang pasangan

Seorang penghulu dari Jorong Batang, Nagari Batang Kundur, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, rela berenang menyeberangi sungai demi melaksanakan tugas negara yakni menikahkan pasangan calon pengantin, Sabtu (2/8).

Penghulu bernama Ahad Nasution itu ditugaskan oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dua Koto, Fajri Watan, untuk melangsungkan akad nikah pasangan Agep Purwandi dan Intan Purnama Sari di daerah terpencil yang hanya dapat diakses melalui satu jalur utama.

"Ini sungguh pengalaman yang berkesan bagi saya. Semua saya lakukan dengan tulus dan amanah sebagai abdi negara untuk melayani umat," ujar Ahad dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Perjalanan Ahad dimulai dari pusat kecamatan dengan menempuh jarak sekitar 27 kilometer menggunakan ojek melewati medan licin dan berbukit.

Namun sesampainya di tepi sungai, ia mendapati jembatan penghubung ke Jorong Batang Kundur putus akibat hujan deras yang melanda kawasan tersebut.

Tidak menyerah, Ahad memutuskan untuk melanjutkan perjalanan dengan berenang menyeberangi sungai berarus deras, dibantu oleh warga sekitar.

"Karena calon pengantin sudah menunggu, sementara ini adalah tugas negara, saya harus tempuh medan yang cukup rawan ini. Tetapi, saya sudah menyiapkan baju pengganti sebelumnya karena mendapatkan informasi dari warga bahwa jembatan tidak bisa dilewati," kata Ahad.

Setibanya di seberang sungai, ia dijemput ojek lain yang disiapkan warga dan melanjutkan perjalanan menuju lokasi akad nikah.

Ia disambut oleh pucuk adat setempat, Sumarno, dan prosesi pernikahan berlangsung lancar dan khidmat di hadapan keluarga kedua mempelai serta tokoh masyarakat.

Akad nikah selesai sekitar pukul 11:30 WIB. Namun karena hujan masih mengguyur dan arus sungai semakin deras, warga menyarankan agar Ahad bermalam di desa demi keselamatan.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Bina Kepenghuluan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Afief Mundzir, memberikan apresiasi atas dedikasi Ahad Nasution.

Menurutnya, penghulu adalah representasi negara yang hadir dalam momen paling sakral bagi warga.

"Keteladanan seperti yang ditunjukkan Ahad menjadi inspirasi dan bukti nyata bahwa pelayanan keagamaan bukan sekadar formalitas, melainkan panggilan jiwa," kata Afief.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.