BPS: Stabilitas Harga di Kota Bandung Relatif Terjaga
📅 Selasa, 05 Agu 2025, 00:50 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Humas Kota Bandung
BANDUNG - Inflasi tahunan (year on year/y-on-y) Kota Bandung pada Juli 2025 tercatat sebesar 1,96 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 108,12.
Sedangkan inflasi bulanan (month to month/m-to-m) mencapai 0,50 persen, dan inflasi sepanjang tahun berjalan (year to date/y-to-d) sebesar 1,44 persen.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung mencatat, penyumbang utama inflasi secara bulanan berasal dari kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga, dengan andil sebesar 0,24 persen.
Kenaikan harga bahan bakar rumah tangga menjadi faktor dominan dalam kelompok ini.
Secara tahunan, tiga kelompok pengeluaran terbesar penyumbang inflasi adalah:
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertama, Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau dengan andil inflasi 0,66 persen, didorong oleh kenaikan harga minyak goreng.
Kedua, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga dengan andil 0,64 persen, terutama disebabkan oleh naiknya harga bahan bakar rumah tangga.
Ketiga, Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya yang menyumbang 0,49 persen, dengan emas perhiasansebagai komoditas dominan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Inflasi yang terjadi mencerminkan adanya tekanan harga pada kebutuhan rumah tangga serta komoditas non-pokok.
Meski demikian, angka inflasi y-on-y masih tergolong moderat di bawah 2 persen, menandakan stabilitas harga yang relatif terjaga di Kota Bandung.
Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Kota Bandung pada Juni 2025 tercatat sebesar 52,43 persen, mengalami penurunan sebesar 0,60 poin dibandingkan bulan Mei 2025 yang mencapai 53,03 persen.
Penurunan TPK terjadi baik pada hotel berbintang maupun nonbintang. Untuk hotel berbintang, TPK Juni 2025 sebesar 56,57 persen, turun 0,34 poin dari Mei 2025.
Sedangkan hotel nonbintang, TPK sebesar 36,93 persen, turun 1,67 poin dibandingkan bulan sebelumnya.
Dari segi Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT), tamu hotel berbintang tercatat menginap selama 1,45 malam. Di hotel nonbintang selama 1,30 malam. Tamu asing mencatatkan RLMT lebih tinggi, yakni 2,05 malam, sedangkan tamu domestik 1,41 malam. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!