Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Taekwondo Bidik Dua Emas

📅 Senin, 04 Agu 2025, 07:10 WIB | Oleh:
Taekwondo Bidik Dua Emas Doc: ANTARA/Aloysius Lewokeda
Ket. Dua atlet taekwondo bertarung dalam seleksi nasional (seleknas) taekwondo yang digelar Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (2/8).

JAKARTA – Target tinggi dibidik Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) untuk SEA Games 2025 yang akan digelar Desember di Thailand. Edisi lalu, hanya membawa pulang satu medali emas, kini PB TI kini membidik dua emas. Atlet memulai dipersiapkan serius lewat seleksi nasional dan pemusatan latihan di Korea Selatan.

Seleknas tahap pertama digelar Sabtu (2/8) di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur. Sebanyak 21 atlet pelatnas dan perwakilan terbaik dari berbagai provinsi saling adu kemampuan. Dari ajang ini, PB TI memilih 10 atlet untuk mengikuti TC intensif sekaligus turnamen pemanasan di Korea Selatan.

Seleksi tersebut turut dihadiri Sekjen PB TI Amrin Ibrahim, Manajer Pelatnas Sabeum Adhy, Kabid Binpres Pino Indra, serta pelatih lokal dan pelatih asal Korea Selatan yang memantau langsung performa atlet.

Seleksi dilakukan dua tahap. Dari tahap pertama diambil 10 atlet terbaik. “Kemudian setelah TC di Korea akan diseleksi lagi menjadi sembilan atlet yang akan tampil di Thailand,” ujar Amrin Ibrahim.

Dia menekankan bahwa hanya atlet dengan kondisi fisik dan kemampuan teknik terbaik lolos ke tahap akhir. Target dua emas pun dipasang sebagai motivasi sekaligus standar baru bagi taekwondo Indonesia di pentas regional.

Sebelumnya kita hanya satu emas, sekarang dua. Apalagi performa atlet di sejumlah turnamen seperti Piala Kasad cukup menjanjikan. “Kami optimistis bisa mencapai target, sesuai harapan Ketua Umum PB TI, Richard Tampubolon,” jelasnya.

Salah satu nama yang mencuri perhatian dalam seleksi ini adalah Osanando Naufal, atlet asal Jawa Tengah. Dia telah dua kali tampil di SEA Games, meraih perunggu di Vietnam (2021) dan perak di Kamboja (2023). Kini, dia mantap membidik emas pertamanya.

“SEA Games kali ini jadi yang ketiga buat saya. Dari perunggu ke perak, sekarang waktunya emas. Terakhir saya kalah dari atlet Malaysia, kemungkinan dia naik kelas. Jadi saingan utama kali ini ya diri sendiri,” ujar Osanando.

Dia juga menyambut baik sistem seleksi dua tahap yang diterapkan PB TI. Menurutnya, mekanisme ini membuka peluang yang adil dan menghadirkan persaingan sehat antar atlet.

“Pelatih memanggil para atlet terbaik dari daerah. Dari situ dipilih lagi yang terbaik untuk SEA Games. Ini sistem yang bagus, karena membuat kami berjuang sejak awal,” tandasnya. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
AS Konfirmasi Dua Orang Men...

Gonzalo Garcia Resmi Dikontrak Fulham dari Real Madrid

25 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.