Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dampak Tarif Trump: Ekspor Tiongkok ke AS bisa turun $485 Miliar pada Tahun 2027

📅 Senin, 04 Agu 2025, 14:01 WIB | Oleh:

“Ini merupakan indikator utama yang cukup solid mengenai penurunan kedatangan kapal kontainer dalam satu hingga dua minggu ke depan,” tulis Louttit.

Kelompok ritel telah berulang kali memperingatkan bahwa siklus ancaman tarif dan penundaan hanya menambah ketidakpastian dan keraguan untuk melanjutkan pesanan.

Tiongkok juga akan menarik kembali penerimaannya atas ekspor AS, dengan penurunan sebesar 101 miliar dolar AS hingga tahun 2027, menurut simulator tarif, dengan ekspor AS yang paling merugi termasuk kacang kedelai (-10 miliar dolar AS), sirkuit terpadu (-7,44 miliar dolar AS), minyak mentah (-7,33 miliar dolar AS), gas minyak bumi (-6,36 miliar dolar AS) dan mobil (-5,09 miliar dolar AS).

Selama perang dagang terbaru dengan AS, Tiongkok telah terlibat dalam perundingan perluasan perdagangan dengan negara-negara ASEAN (Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara), antara lain. Simulator tarif memproyeksikan Rusia akan memenangkan porsi terbesar dari peningkatan perdagangan dengan Tiongkok, yaitu sebesar 69,8 miliar dolar AS. Negara-negara lain yang akan menjadi target perluasan perdagangan Tiongkok antara lain Vietnam (34,4 miliar dolar AS), Arab Saudi (28 miliar dolar AS), Korea Selatan (27,9 miliar dolar AS), Australia (24,6 miliar dolar AS), dan Jepang (21,4 miliar dolar AS).

Dampak terhadap ritel modern

Berdasarkan Bill of Lading, yang merupakan tanda terima kontainer yang merinci informasi impor dan ekspor perusahaan dan negara asal produk, Ikea mengimpor pengiriman terbanyak dari Tiongkok ke AS (14,6 persen), diikuti oleh Walmart
(8,6 persen), Costco
(5,8 persen), Dole Fresh Fruit (5,52 persen) dan Amazon
(3,83 persen).

Furnitur merupakan barang impor teratas yang diimpor oleh Ikea (18,2 persen). Kain katun sintetis ringan merupakan barang impor teratas yang diimpor oleh Walmart (64 persen).

Di antara negara bagian AS, Texas dan California akan menanggung beban penurunan perdagangan dengan Tiongkok. Texas adalah negara bagian teratas di AS untuk ekspor ke Tiongkok, dengan nilai 954 juta dolar AS, dipimpin oleh mesin listrik dan elektronik (222 juta dolar AS), bahan bakar mineral, minyak mineral, dan produk sulingan (204 juta dolar AS), serta mesin, peralatan mekanis, dan suku cadang (201 juta dolar AS).

California berada di peringkat kedua di antara negara bagian, dengan peralatan optik, foto & film, dan instrumen medis sebagai ekspor utama negara bagian tersebut ke Tiongkok, sebesar 179 juta dolar AS. Mesin listrik dan elektronik (125 juta dolar AS) serta mesin, peralatan mekanik, dan suku cadang (93 juta dolar AS) merupakan ekspor utama lainnya dari California ke Tiongkok. Oregon berada di peringkat ketiga, dengan ekspor sebesar 458 juta dolar AS ke Tiongkok, dipimpin oleh mesin dan elektronik elektronik (397 juta dolar AS).

Mantan Menteri Perdagangan Carlos Gutierrez mengatakan di CNBC bahwa gangguan perdagangan saat ini hanya akan menjadi momen kecil dalam sejarah perdagangan global, tetapi memperingatkan, “Proteksionisme tidak melindungi. Proteksionisme justru merampas vitalitas suatu bangsa.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Sistem Pilkada Perlu Direformasi

35 menit yang lalu | Ones

Nasional
Sistem Pilkada Perlu Direfo...
Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Wisatawan Mancanegara Ikut Berbelanja ke Pasar Tanah Abang

47 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...
Luar Negeri
Kedubes Desak Warga AS Ting...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.