Jalur Gumitir Jember-Banyuwangi Ditutup, Pemprov Jatim dan Pertamina Gerak Cepat Atasi Kelangkaan BBM
📅 Minggu, 03 Agu 2025, 14:00 WIB | Oleh: SriyonoUntuk ASN yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat, seperti di dinas kesehatan, dinas sosial, dinas perhubungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) diperbolehkan membagi jumlah pegawai untuk WFH, WFA, dan WFO, agar pelayanan publik tetap terjamin.
Kebijakan tersebut terpaksa diambil oleh pemerintah daerah untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak krisis BBM, sehingga bisa mengurangi mobilitas warga.
Dua kebijakan itu mendapat respons positif dari masyarakat karena warga, sebelumnya, menghabiskan waktunya berjam-jam untuk antre BBM di sejumlah SPBU, bahkan sebagian warga juga menggunakan sepeda angin untuk melakukan aktivitasnya yang tidak terlalu jauh dari rumah, demi menghemat BBM.
Pemkab Jember juga mengimbau masyarakat agar tidak membeli BBM secara berlebihan agar keadaan segera kembali normal, karena krisis BBM juga akan berdampak pada sektor ekonomi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemkab Jember juga meminta tambahan pasokan BBM kepada Pertamina untuk mengatasi kelangkaan yang terjadi, hampir di seluruh SPBU, bahkan rapat terbatas juga dilakukan dengan Pertamina.
Gerak cepat mengatasi kelangkaan BBM di Jember tidak hanya dilakukan oleh pemerintah kabupaten, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga melakukan langkah-langkah untuk mengatasi kondisi tersebut.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk memastikan bahwa distribusi dan stok BBM di Jember dan sekitarnya aman, menyusul penutupan jalur Gumitir dan kemacetan di Ketapang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Khofifah juga turun langsung ke Kabupaten Jember pada 31 Juli 2025 untuk mengecek kondisi antrean di SPBU dan pasar tradisional untuk memastikan harga bahan pokok yang kemungkinan terdampak akibat kelangkaan BBM tersebut.
Pemprov Jatim memastikan bahwa pasokan dan distribusi BBM di Jember normal, kemudian harga bahan pokok stabil dan distribusi pangan lancar.
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Aji Anom Purwasakti mengatakan bahwa pihaknya telah memitigasi dampak penutupan jalur Gumitir dan kemacetan di Ketapang dengan mempercepat distribusi dan menambah armada.
Untuk mengatasi krisis BBM di Jember, Pertamina melakukan percepatan distribusi BBM dan menambah mobil tangki, serta alih suplaidari sebelumnya 86 mobil tangki menjadi 93 unit dari Terminal BBM di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan tambahan dua unit dari Semarang, satu unit dari Maos, tiga unit dari Rewulu, dan satu unit dari Boyolali.
Pasokan BBM ke Kabupaten Jember juga diperkuat hingga 100 persen dibandingkan hari biasa, dengan pengiriman lebih dari 2.000 kiloliter (KL) per hari agar tidak ada lagi antrean panjang di sejumlah SPBU.
Distribusi Pertamina diprioritaskan ke SPBU di wilayah kota dan jalur utama di Kabupaten Jember untuk mencegah masyarakat membeli BBM berlebihan dan saat ini Jember menjadi prioritas nasional dalam distribusi BBM.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!