Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Enam Menteri Teken Komitmen Lindungi Anak Digital

📅 Minggu, 03 Agu 2025, 17:58 WIB | Oleh:
Enam Menteri Teken Komitmen Lindungi Anak Digital Doc: komdigi.go.id

JAKARTA - Enam menteri Kabinet Merah Putih menandatangani nota kesepahaman wujud komitmen menciptakan ruang digital aman anak. Penandatanganan menjadi langkah awal pelaksanaan PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Sistem Elektronik.

Nota ditandatangani Menkomdigi Meutya Hafid, Mendagri Tito Karnavian, Mendukbangga Wihaji, dan Mendikdasmen Abdul Mu'ti. Penandatanganan juga melibatkan Menag Nasaruddin Umar serta Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Kamis (31/7).

Meutya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk melindungi anak dari bahaya digital sesuai arahan Presiden.

"Hari ini menjadi langkah nyata kolaborasi lintas sektor sesuai pesan Presiden agar kita selalu kompak," ujar dia.

Ia mencontohkan PP TUNAS mengatur usia minimum bagi anak dalam mengakses media sosial dan platform digital.

"Seperti mengemudi ada usia minimal, digital pun begitu karena bahayanya bisa sama atau lebih," tutur dia.

Meutya juga menyoroti pentingnya ruang aktivitas fisik agar anak tidak terus-menerus terpapar layar gawai.

"Ini lintas kita semua... menyediakan ruang-ruang yang baik bagi anak untuk beraktivitas," kata dia.

Data BPS 2024 menunjukkan 39,71 persen anak usia dini sudah menggunakan ponsel, 35,57 persen mengakses internet. Tanpa regulasi, anak-anak bisa terpapar konten negatif yang tak sesuai dengan usia mereka.

PP TUNAS mewajibkan PSE memverifikasi usia pengguna serta menerapkan sistem pengamanan teknis yang ketat dan terukur. Pelanggaran akan dikenai sanksi administratif hingga pemutusan akses terhadap platform yang tidak patuh.

Nota kesepahaman ini merupakan tindak lanjut dari pengesahan PP TUNAS oleh Presiden Prabowo pada 28 Maret 2025. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.