Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali Meninggal Dunia

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 08:42 WIB | Oleh:
Mantan Menteri Agama Suryadharma Ali Meninggal Dunia Doc: Antara

JAKARTA - Mantan Menteri Agama Periode 2009-2014, Suryadharma Ali meninggal unia pada Kamis dini hari, 31 Juli 2025 di Rumah Sakit Mayapada Jakarta. Kabar duka ini disampaikan kerabat almarhum melalui pesan duka cita atas berpulangnya mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). 

"Wafat, Bapak H Suryadharma Ali (Menag 2009 - 2014), Kamis 31 Juli 2025 jam 04.18 di RS. Mayapada Jakarta," tulis pesan dari kerabat almarhum. 

"Mohon ikhlas doanya, semoga Allah SWT menganugerahi tempat yang mulia bagi almarhum. Semoga almarhum senantiasa berlimpah rahmah," lanjut pesan itu. 

Menurut informasi itu, almarhum akan disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Cipinang Cempedak I Nomor 30, Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur, Jakarta. Rencananya, almarhum akan dimakamkan siang nanti setelah waktu Zuhur di Pondok Pesantren Miftahul'Ulum, Jalan KH. Ahmad, Kampung Mariuk, RT 002/RW 008, Desa Gandasari, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP juga menyampaikan kabar duka cita atas wafatnya Suryadharma Ali. 

"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami turut berduka cita atas wafatnya Bapak H. Surya Dharma Ali, Ketua Umum PPP periode 2007-2014," tulis PPP melalui akun resmi Instagramnya. 

DPP PPP menilai, Suryadharma Ali merupakan sosok pemimpin yang berdedikasi, berintegritas, dan penuh semangat dalam memperjuangkan nilai-nilai keislaman, keadilan, dan persatuan melalui Partai Persatuan Pembangunan.

"Pengabdiannya dalam dunia politik dan keagamaan telah meninggalkan jejak berharga bagi bangsa Indonesia," lanjut pesan itu.

"Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, dan diberikan tempat terbaik di surga-Nya. Kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi kehilangan ini. Al-Fatihah," tambahnya. 

Lahir di Jakarta pada 19 September 1956, Suryadharma menamatkan pendidikan tinggi di IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 1984. Ia sempat berkarier di dunia usaha, termasuk sebagai Deputi Direktur PT Hero Supermarket, sebelum memutuskan terjun ke dunia politik.

Karier politiknya dimulai ketika terpilih sebagai anggota DPR RI pada 1999. Namanya semakin dikenal luas setelah diangkat sebagai Menteri Negara Koperasi dan UKM di masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk periode 2004–2009.

Puncaknya, Suryadharma menjabat sebagai Menteri Agama dari 2009 hingga 2014, menjadikannya salah satu tokoh penting di kabinet. Ia juga memimpin PPP sebagai ketua umum selama dua periode (2007–2014).

Pada 2014, Suryadharma tersangkut kasus korupsi dana haji dan divonis 6 tahun penjara oleh pengadilan tindak pidana korupsi. Ia dijatuhi denda Rp300 juta dan sempat menjadi sorotan publik. Setelah menjalani hukuman, ia bebas bersyarat pada September 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Bapenda Kota Tangerang Sebu...

Pengembangan Produksi Tebu Terus Digencarkan

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pengembangan Produksi Tebu ...

Kewajiban Warga Menunaikan Tugas Fiskal Kini Dipermudah

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kewajiban Warga Menunaikan ...
Nasional
Korem 132/Tadulako Bangun 5...
Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...
Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

2 jam lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.