Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Zulhas: Optimis Kopdes Merah Putih Mampu Bayar Pinjaman Tanpa Bebani Dana Desa

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Zulhas: Optimis Kopdes Merah Putih Mampu Bayar Pinjaman Tanpa Bebani Dana Desa Doc: Antara
Ket. Menko Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes/Kopkel Merah Putih) Zulkifli Hasan atau Zulhas saat memimpin rapat koordinasi KDMP, di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (29/7)

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Zulkifli Hasan atau Zulhas optimistis koperasi ini mampu membayar pinjaman tanpa membebani dana desa.

Zulhas mengatakan pembiayaan maksimal yang dapat diajukan oleh koperasi adalah sebesar Rp3 miliar dengan bunga 6 persen. Ia memastikan setiap koperasi tidak akan gagal bayar dengan beberapa bisnis yang dijalankan.

"Kalau bisa harus bayar semua, kok mikirnya jelek. Insya Allah koperasi ini akan bisa bayar," ujar Zulhas, di Jakarta, Selasa (29/7).

Ia juga memastikan bahwa dana desa tidak akan terganggu, meski disebut sebagai penjamin apabila koperasi desa tidak mampu membayar pinjaman.

Menurutnya, dana pinjaman koperasi desa tidak berasal dari dana desa, sehingga tidak akan mengganggu operasional.

"Insya Allah, akan untung koperasinya," ujarnya pula.

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengatakan plafon Rp3 miliar tidak akan diberikan sekaligus kepada Kopdes Merah Putih.

Tiap koperasi desa harus mengajukan rencana bisnis, sehingga akan terlihat di mana untung dan ruginya. Selain itu, dana desa yang menjadi penjamin hanya bisa diberikan 30 persen saja.

Lebih lanjut, model bisnis yang ditawarkan oleh koperasi desa juga harus sesuai dengan acuan yang ditetapkan oleh Danantara Indonesia dan juga Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Jadi kalau misalkan dana desa itu Rp500 juta, maka maksimal yang ditanggung oleh jaminan dana desa itu Rp150 juta. Disepakati juga meminjam itu tidak sekaligus, mungkin bulan ini misalkan apa dulu bisnisnya, pertengahan bulan apalagi sehingga mencicil itu tidak sekaligus," kata Yandri lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.