Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Riza Chalid Diduga Nikahi Kerabat Sultan di Malaysia, MAKI Desak Red Notice Diterbitkan

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 08:25 WIB | Oleh:
Riza Chalid Diduga Nikahi Kerabat Sultan di Malaysia, MAKI Desak Red Notice Diterbitkan Doc: Antara Foto

Kuala Lumpur - Buron kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah, Muhammad Riza Chalid, kembali mencuri perhatian publik. Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) memastikan bahwa Riza saat ini berada di Malaysia dan bahkan disebut telah menikah dengan kerabat seorang sultan dari salah satu negara bagian di Negeri Jiran.

“Riza Chalid memang ada di Malaysia. Kami menerima informasi bahwa dia sudah menikah sejak empat tahun lalu dengan seorang yang punya kekerabatan dengan raja atau sultan,” ungkap Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, dalam keterangannya di Kuala Lumpur, Sabtu (26/7).

Boyamin menyebutkan bahwa pernikahan tersebut dilakukan secara diam-diam dan identitas sang kerabat diduga berasal dari negara bagian berinisial J atau K. Saat ini, menurut pantauan MAKI, Riza banyak menghabiskan waktunya di Johor, sebuah negara bagian yang berbatasan langsung dengan Singapura.

Menanggapi informasi tersebut, MAKI mendorong Kejaksaan Agung untuk segera mengajukan red notice kepada Interpol guna mempercepat penangkapan Riza Chalid melalui kerja sama internasional. “Red notice ini penting karena otoritas Malaysia akan tunduk pada permintaan resmi jika diajukan lewat Interpol,” tegas Boyamin.

Namun, jika langkah red notice tak membuahkan hasil, Boyamin juga mendorong Kejagung untuk melanjutkan proses hukum secara in absentia atau tanpa kehadiran terdakwa. Tujuannya adalah agar negara bisa segera menyita aset-aset Riza yang diduga terkait pencucian uang, baik yang berada di Indonesia maupun luar negeri.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengonfirmasi bahwa Riza telah mangkir dari panggilan penyidik Jampidsus pada Kamis (24/7). Pemanggilan kedua saat ini sedang dijadwalkan.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyatakan bahwa Riza diketahui telah meninggalkan Indonesia sejak Februari 2025. Pemerintah saat ini bekerja sama dengan Kejaksaan Agung, Imigrasi, dan kepolisian Malaysia untuk terus memantau pergerakannya.

Dengan status tersangka yang kini melekat padanya, keberadaan Riza Chalid di Malaysia dan dugaan pernikahan dengan kerabat sultan menjadi babak baru yang memperumit proses hukum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.