Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri PKP: Negara Tidak Boleh Kalah dari Rentenir di Perumahan

📅 Senin, 28 Jul 2025, 20:55 WIB | Oleh:
Menteri PKP: Negara Tidak Boleh Kalah dari Rentenir di Perumahan Doc: ANTARA/Aji Cakti
Ket. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman melakukan pertemuan dengan Direktur Utama PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF) Ananta Wiyogo, Direktur Utama PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho dan Di

Jakarta -- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menegaskan, negara tidak boleh kalah dari rentenir dan tengkulak di sektor perumahan.

"Negara ini harus bisa mengalahkan rentenir dan tengkulak," ujar Ara di Jakarta, Senin.

Menurut dia, pemerintah tidak boleh kalah dari rentenir dan tengkulak. Salah satu caranya dengan menghadirkan inovasi atau produk pembiayaan di sektor perumahan yang lebih mudah, cepat dan murah.

"Jadi kita harus kasih produk yang mengalahkan rentenir dan tengkulak, jadi produknya harus lebih mudah, cepat dan murah," katanya.

Menteri PKP melakukan pertemuan dengan Direktur Utama PT. Sarana Multigriya Finansial (SMF) Ananta Wiyogo, Direktur Utama PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho dan Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Imran di Jakarta, Senin (28/7).

Sebagai informasi, Menteri mengajak masyarakat di Kabupaten Subang memanfaatkan fasilitas pembiayaan mikro perumahan yakni "Pembiayaan Home" daripada meminjam dana dari rentenir atau "bank emok".

Masalah rentenir dan tengkulak banyak dihadapi oleh masyarakat di seluruh Indonesia. Hal itu tentunya menjadi hal yang perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah agar masyarakat tidak terjerat hutang yang berkepanjangan.

Kondisi banyaknya warga yang masih tinggal di rumah tidak layak huni itu terjadi karena faktor kemiskinan. Kemudian lebih parahnya lagi, masyarakat miskin menjadi sasaran rentenir atau "bank emok".

Atas hal tersebut kini Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menggulirkan program Pembiayaan Mikro Perumahan atau "Pembiayaan Home".

Program ini memungkinkan nasabah untuk merenovasi rumah mereka, yang juga dapat digunakan sebagai tempat usaha atau untuk mendukung kegiatan usaha.

Menteri PKP Maruarar Sirait juga meminta dukungan dari seluruh pihak karena pihaknya saat ini tengah mengusulkan program renovasi rumah sebagai program unggulan bersama dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Pramusim: Liverpool Ta...
Daerah
Pemerintah Evaluasi Operato...
Daerah
Ratusan korban selamat KMP ...
Ekonomi
Jelang HUT RI, Pedagang Ben...

Laga Penentu Jalan Menuju Empat Besar

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Laga Penentu Jalan Menuju E...

Arsenal Siap Berburu Semua Gelar

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Siap Berburu Semua ...
Olahraga
Payton II Jadi Kunci Kebang...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.