Konflik dengan Thailand, Pengungsi Kamboja Capai 80.000 Orang
📅 Minggu, 27 Jul 2025, 23:23 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/Tang Chhin Sothy
PHNOM PENH - Kementerian Pertahanan Kamboja pada Minggu (27/7) menyebutkan bahwa sekitar 80.000 warga desa di negara itu mengungsi untuk mencari tempat perlindungan yang aman setelah bentrokan bersenjata antara tentara Kamboja dan Thailand di wilayah perbatasan yang disengketakan memasuki hari keempat.
"Jumlah pengungsi di tiga provinsi, yakni Preah Vihear, Oddar Meanchey, dan Pursat, telah bertambah menjadi 25.000 keluarga dengan total hingga 80.000 orang," kata wakil sekretaris negeri sekaligus juru bicara Kementerian Pertahanan Kamboja Letnan Jenderal Maly Socheata, selaku sebuah pernyataan pers.
Dia menambahkan bahwa sebanyak 536 sekolah telah ditutup, yang berdampak pada 130.000 siswa.
Sejak pecahnya bentrokan bersenjata antara tentara Kamboja dan Thailand di wilayah perbatasan yang disengketakan pada Kamis (24/7), lebih dari 30 orang tewas dari kedua belah pihak, dan 100.000 lebih orang telah dievakuasi ke daerah yang aman, tunjuk data yang disediakan oleh kedua negara.
Kedua belah pihak saling menuding bahwa pihak lainnya telah melanggar hukum internasional dan melepaskan tembakan terlebih dahulu. Ant/Xinhua
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!