Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Lanjutkan Penataan Kawasan Puncak

📅 Jumat, 25 Jul 2025, 03:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Lanjutkan Penataan Kawasan Puncak Doc: RRI

BOGOR – Penataan kawasan wisata Puncak agar tidak semrawut terus dilanjutkan. Pemerintah Kabupaten Bogor membongkar 130 lapak pedagang kaki lima (PKL) di sekitaran Pasar Cisarua, Puncak. Kali ini tak ada penolakan dari pedagang.

“Langkah ini sebagai bagian dari kelanjutan program penataan kawasan wisata Puncak,” tutur Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Cecep Imam Nagarasid, Kamis (24/7).

Dia memastikan bahwa kegiatan yang melibatkan sekitar 230 personel gabungan berlangsung kondusif. Bahkan beberapa pedagang sudah membongkar secara mandiri sejak beberapa hari lalu.

“Penataan dilakukan dalam situasi yang kondusif, tanpa gangguan. Masyarakat bisa kembali menikmati ruang publik dan akses jalan yang sebelumnya terganggu keberadaan PKL,” ujarnya.

Pelaksanaan pembongkaran lapak juga dilakukan tanpa menggunakan alat berat. Sebagian besar pembongkaran dilakukan secara manual karena beberapa pedagang memilih membongkar sendiri lapaknya.

Cecep menegaskan bahwa tindakan penataan ini bukan penggusuran, melainkan relokasi. Para pedagang dialihkan ke lokasi yang telah disiapkan, di Pasar Tohaga Cisarua.

Pemkab Bogor dengan menggandeng Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang berupaya melanjutkan penataan kawasan wisata Puncak yang telah dimulai sejak 2024 melalui relokasi pedagang ke rest area Gunung Mas. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan, penataan akan dilakukan dalam jangka panjang hingga tahun 2026, namun langkah konkret juga harus dimulai sejak sekarang.

“Kita tidak butuh banyak retorika. Penataan kawasan harus dilaksanakan dengan tindakan nyata. Sekarang kita bicara, besok langsung kerja,” tegasnya.

Bersama Kementerian PUPR, Pemkab Bogor akan membangun sejumlah fasilitas pendukung kawasan yang berorientasi pada kenyamanan pejalan kaki dan keindahan visual mulai dari Rest Area Gunung Mas hingga Puncak Pass. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Dubes AS untuk Yunani Mundur kaena Pelanggaran Etika

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Dubes AS untuk Yunani Mundu...

Mentan Jepang Mengundurkan Diri

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Mentan Jepang Mengundurkan ...
Luar Negeri
Kapal Induk Tiongkok akan G...
Nasional
BMKG Sebut Penyebab Panas T...
Megapolitan
Ternyata Perut Bumi Jakarta...
Megapolitan
Pemkot dan Pemkab Bogor Kol...
Megapolitan
Warga Jakarta Berpeluang Be...
Olahraga
Arab Saudi Tunda Turnamen T...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.