Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

TNI Dorong Ketahanan Pangan Lewat Gugus Tugas Kedaulatan Pangan

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 16:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
TNI Dorong Ketahanan Pangan Lewat Gugus Tugas Kedaulatan Pangan Doc: Puspen TNI
Ket. TNI melalui Gugus Tugas Kedaulatan Pangan terus mendorong percepatan program ketahanan pangan di seluruh Indonesia demi kedaulatan dan stabilitas nasional.

Sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap program strategis nasional, Gugus Tugas Kedaulatan Pangan TNI terus melaksanakan percepatan, pengawasan, dan pendampingan program ketahanan pangan secara menyeluruh di seluruh wilayah Indonesia.

Keberadaan gugus tugas ini merupakan bentuk komitmen TNI dalam menjalankan amanat Undang-Undang sebagai bagian dari pelaksanaan Tugas Pokok  dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang perubahan atas UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI, khususnya Pasal 7 ayat (2) huruf b angka 9 yaitu,  membantu tugas pemerintahan di daerah. Salah satu implementasinya adalah membantu pemerintah untuk menciptakan kedaulatan pangan nasional.

Gugus tugas ini melibatkan satuan kewilayahan TNI AD, unsur TNI AL di wilayah pesisir, serta unsur TNI AU untuk dukungan logistik dan distribusi udara ke wilayah terpencil. Gugus Tugas ini bertugas mempercepat implementasi program ketahanan pangan dan penguatan infrastruktur pertanian secara terpadu. Gugus tugas ini menjadi instrumen operasional TNI untuk memastikan program strategis nasional sampai ke masyarakat, terutama di wilayah 3T dan daerah rawan krisis.

Program utama Gugus Tugas Kedaulatan Pangan TNI meliputi:

* Pembukaan dan pendampingan lahan pertanian produktif.

* Pembangunan embung, sumur bor, dan pengawasan dan pengendalian saluran irigasi pertanian.

* Pelatihan dan pendampingan petani dan pemuda desa melalui Babinsa.

* Kolaborasi dengan kementerian, pemda, BUMN, dan swasta.

* Stabilitas harga gabah sesuai HPP dan perlindungan petani pascapanen.

* Dukungan terhadap distribusi dan ketersediaan pupuk secara tepat sasaran.

Kapuspen TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi menjelaskan bahwa Gugus Tugas Kedaulatan Pangan bekerja dengan pendekatan teritorial berbasis desa dan wilayah. “Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. Melalui kekuatan teritorial, TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga, tetapi juga sebagai penggerak kemandirian pangan dari tingkat desa hingga nasional,” yang di sampaikannya di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur,  Rabu 23 Juli 2025

Kapuspen TNI juga menegaskan bahwa tantangan pangan saat ini bukan lagi isu sektoral, melainkan isu strategis yang membutuhkan keterlibatan semua komponen bangsa. “TNI memandang pangan sebagai bagian dari pertahanan. Karena itu, kami tidak hanya menjaga kedaulatan wilayah, tetapi juga memastikan lumbung pangan rakyat tetap terjaga dan berdaya saing,” tegas Kapuspen TNI.

Gugus Tugas ini juga berperan dalam mitigasi bencana krisis pangan musiman dengan merespons cepat wilayah terdampak serta mengaktifkan dapur lapangan dan logistik TNI bila diperlukan.

Dengan semangat gotong royong dan sinergi nasional, TNI melalui Gugus Tugas Kedaulatan Pangan bertekad membangun ketahanan bangsa dari desa, memperkuat kemandirian pangan nasional, dan mewujudkan Indonesia yang tangguh menghadapi tantangan global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.