Menembus Langit! Jeddah Tower Simbol Megah Ambisi Arab Saudi, Siap Salip Tinggi Burj Khalifa!
📅 Kamis, 24 Jul 2025, 09:10 WIB | Oleh: Alfina Febriyana
Doc: Istimewa
JAKARTA - Setelah sekian lama terbengkalai dan nyaris dilupakan dunia, proyek ambisius Jeddah Tower di Arab Saudi kembali hidup!
Gedung pencakar langit yang diklaim bakal menembus langit hingga 1.000 meter ini siap menggeser dominasi Burj Khalifa di Dubai sebagai bangunan tertinggi di planet ini.
Proyek raksasa ini awalnya diumumkan pada 2011 dan mulai konstruksi dua tahun kemudian. Di awal pembangunannya, segalanya tampak menjanjikan.
Pada 2014, pondasi sedalam 105 meter berhasil ditanam, dan struktur awal bangunan sudah mulai menjulang.
Namun semuanya berubah drastis pada 2018, saat badai politik mengguncang Arab Saudi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gerakan “pembersihan korupsi” menyeret banyak konglomerat ke dalam penjara, termasuk Pangeran Alwaleed bin Talal dan Bakr Bin Laden, dua figur kunci di balik proyek Jeddah Tower.
Dengan hilangnya kekuatan finansial dan pengaruh politik mereka, pembangunan pun mandek total.
Setelah lima tahun tertidur, 2023 menjadi titik balik. Tender pembangunan kembali dibuka dan proyek resmi dilanjutkan pada Januari 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
Arab Saudi kini berpacu dengan waktu agar Jeddah Tower bisa selesai sebelum 2028, sejalan dengan ambisi besar kerajaan dalam program Saudi Vision 2030.
Proyek ini bukan sekadar membangun gedung tinggi. Ini simbol supremasi, kekuatan, dan transformasi besar-besaran Arab Saudi.
Bayangkan saja, saat ini Jeddah Tower sudah berdiri hingga lantai ke-64 dari total 157 lantai. Para pekerja ditargetkan menyelesaikan 1 lantai setiap 4 hari, sebuah kecepatan luar biasa, tanpa mengorbankan keamanan struktur.
Bangunan ini akan menjadi rumah bagi hotel bintang lima, hunian mewah, perkantoran elit, dan bahkan dek observasi tertinggi di dunia.
Tak tanggung-tanggung, 59 lift super cepat akan mengantar para tamu ke berbagai lantai pencakar langit masa depan ini.
Di balik desain megah Jeddah Tower adalah Adrian Smith, arsitek jenius yang juga menciptakan Burj Khalifa.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!