Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus Kekerasan pada Anak Meningkat di Kabupaten Serang, Banten

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasus Kekerasan pada Anak Meningkat di Kabupaten Serang, Banten Doc: Antara
Ket. Kepala DKBPPPA Kabupaten Serang, Encup Suplikah, di Serang, Rabu (23/7).

Serang - Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang, Banten, mencatat tren kasus kekerasan pada anak di wilayah tersebut meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Kepala DKBPPPA Kabupaten Serang, Encup Suplikah, di Serang, Rabu (23/7), mengatakan Januari hingga Juli 2025 mencapai 68 kasus, 10 kasus diantaranya kekerasan terhadap perempuan sementara lainnya terhadap anak, dengan dominan kasus kekerasan seksual.

"Dari Januari hingga Juli 2025 mencapai 68 kasus, ini meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024 yang hanya mencapai 58 kasus," katanya.

Ia mengatakan, peningkatan pelaporan tidak serta-merta menandakan situasi memburuk, melainkan bisa menjadi indikator positif tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk melapor.

"Angka naik belum tentu buruk. Jadi masyarakat kini lebih berani menyampaikan kasus kekerasan yang dialami atau dilihat. Karena tadi anak itu adalah pelapor dan pelopor," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa, pada momentum Peringatan Hari Anak Nasional, tahun ini diikuti oleh 1.510 anak hasil kolaborasi dengan Baznas Kabupaten Serang yang dimanfaatkan untuk menanamkan keberanian anak.

"Kami mendorong anak-anak agar bisa terbuka dan melaporkan bilamana ada kasus perundungan maupun pelecehan di sekitarnya," ujarnya.

Program sosialisasi juga akan diintensifkan hingga ke tingkat sekolah yang rencananya didanai melalui anggaran perubahan. Tujuannya adalah memberikan pemahaman dini kepada anak mengenai batasan hal yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan.

"Kami juga telah memberikan sosialisasi kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat. Penguatan di dalam keluarga ini harus kuat, karena memang rata-rata pelaku merupakan orang terdekat yang berada di rumah," tambahnya.

Selain itu, Pemkab Serang juga melakukan bimbingan teknis (Bimtek) dan mengoptimalkan wadah yang sudah ada seperti Forum Anak serta Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) untuk membentengi generasi muda.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.