Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Australia Cabut Hambatan Perdagangan untuk Daging Sapi AS

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 08:21 WIB | Oleh:
Australia Cabut Hambatan Perdagangan untuk Daging Sapi AS Doc: SCMP
Ket. Produk daging sapi Australia.

SYDNEY - Australia mengatakan akan mencabut hambatan perdagangan daging sapi dari Amerika Serikat, menghilangkan titik gesekan utama antara Canberra dan pemerintahan Trump. 

Presiden AS Donald Trump secara khusus menyoroti Australia saat ia mengumumkan tarif "Hari Pembebasan" pada bulan April, menuduh sekutu dekatnya itu melarang daging Amerika sementara meraup untung dari ekspor ke Amerika Serikat. 

Aturan biosekuriti Australia yang ketat memblokir impor ternak yang disembelih di Amerika Serikat, tetapi lahir di Kanada atau Meksiko. 

Terancam dengan tarif 10 persen pada daging sapi yang dikirim ke Amerika Serikat, salah satu pasar daging merah terbesarnya, Australia kini telah mencabut hambatan tersebut.

Menteri Pertanian Julie Collins mengatakan Amerika Serikat telah mengadopsi kontrol mutu baru yang meredakan kekhawatiran Australia. 

"Departemen Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan yakin bahwa langkah-langkah pengendalian yang diperkuat yang diterapkan oleh AS secara efektif mengelola risiko biosekuriti," ujarnya dalam sebuah pernyataan pada Kamis (24/7). 

"Australia menjunjung tinggi perdagangan yang terbuka dan adil -- industri peternakan kami telah memperoleh manfaat yang signifikan dari hal ini." 

Australia menghentikan impor daging sapi AS pada tahun 2003 setelah terjadi wabah penyakit sapi gila, kondisi fatal dan menular yang perlahan-lahan menggerogoti sistem saraf ternak. 

Sebagian besar pembatasan ini dicabut pada tahun 2019, meskipun beberapa hambatan tetap berlaku pada sapi yang disembelih di rumah potong hewan Amerika tetapi dilahirkan di tempat lain. 

Trump mengatakan warga Australia adalah "orang-orang yang luar biasa", tetapi ia menuduh mereka melarang daging sapi AS sementara mengekspor daging senilai miliaran dolar ke Amerika. 

"Mereka tidak mengambil daging sapi kami," keluhnya pada bulan April.

Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick -- salah satu arsitek di balik serangan tarif AS -- juga menyebut nama Australia. 

"Para petani kami hampir tidak bisa berjualan di mana pun. Eropa tidak mengizinkan kami menjual daging sapi, Australia tidak mengizinkan kami menjual daging sapi," kata Lutnick awal tahun ini. 

Hampir lima persen dari semua daging sapi yang dimakan di Amerika adalah daging sapi Australia, dan sebagian besar digunakan untuk membuat burger.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.