Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Aceh Jaya Usulkan Perbaikan Jembatan Rusak untuk Akses Pelajar

📅 Rabu, 23 Jul 2025, 09:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Aceh Jaya Usulkan Perbaikan Jembatan Rusak untuk Akses Pelajar Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah pelajar mendorong sepeda motornya saat melintasi jembatan penghubung antara Desa Panton Krueng dan Desa Lam Teungoh (Suak Beukah) Kecamatan Darul Hikmah Kabupaten Aceh Jaya yang sudah rusak, Senin (21/7/2025).

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh Jaya melalui Dinas PUPR telah mengusulkan perbaikan jembatan penghubung antardesa yang sudah lama rusak untuk memudahkan akses bagi para pelajar ke sekolah serta masyarakat setempat dalam kegiatan sehari-hari.

"Untuk perbaikan jembatan itu sudah kita usulkan pada APBK (anggaran pendapatan dan belanja kabupaten) Perubahan 2025," kata Kepala Dinas PUPR Aceh Jaya, Heri Etika, di Aceh Jaya, Selasa (22/7).

Jembatan tersebut merupakan penghubung antara Desa Panton Krueng dan Desa Lam Teungoh (Suak Beukah) Kecamatan Darul Hikmah Kabupaten Aceh Jaya, dan sudah rusak berat hingga mengancam keselamatan warga pelintas.

Jembatan tersebut diketahui sudah rusak sejak awal 2025 dan semakin berat, sehingga para pelintas khususnya pelajar harus mendorong sepeda motornya agar tidak jatuh.

Heri berharap usulan perbaikan jembatan dapat diakomodir sehingga bisa langsung dikerjakan, walaupun tidak tahun ini, bisa diusulkan kembali tahun depan.

"Semoga bisa diakomodir, jika belum diakomodir, maka kita buat usulan kembali tahun 2026," ujar Heri Etika.

Sementara itu, salah seorang guru SMA Negeri 1 Darul Hikmah, Majrijal, merasa khawatir jika kondisi ini terus dibiarkan, bisa memakan korban jiwa karena badan jembatan tersebut sudah mulai rapuh. 

"Jembatan ini bukan cuma dilalui siswa saja, tapi jadi jalur utama warga desa siang maupun malam hari, semua harus ekstra hati-hati karena  sangat membahayakan," kata Majrijal.

Disisi lain, Pj Keuchik (kepala desa) Panton Krueng, Muksalmina menyampaikan, jembatan tersebut sudah rusak sejak awal tahun ini dan  semakin parah. 

Menurutnya, jembatan ini rusak akibat keadaan cuaca, dimakan usia serta bahan yang kurang berkualitas. Pihaknya juga telah mengusulkan ke pemerintah kabupaten agar bisa diperbaiki kembali.

"Karena jembatan ini bukan hanya digunakan warga, tetapi juga digunakan oleh siswa setiap hari untuk bersekolah," ujarnya.

Dirinya berharap pemerintah kabupaten  segera melakukan perbaikan. Karena, jembatan ini memiliki peran vital dalam kelancaran aktivitas pendidikan, sosial, dan ekonomi masyarakat setempat.

"Jangan tunggu ada korban dulu baru diperbaiki. Kami harap pemerintah segera ambil tindakan konkret sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," demikian Muksalmina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.