Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Teken RUU Stablecoin, Regulasi Kripto Makin Jelas

📅 Senin, 21 Jul 2025, 18:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump Teken RUU Stablecoin, Regulasi Kripto Makin Jelas Doc: Antara
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Washington - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (18/7), resmi menandatangani rancangan undang-undang (RUU) penting tentang koin stabil (stablecoin) menjadi undang-undang (UU) dalam sebuah upacara di Gedung Putih. Ini menjadi regulasi federal pertama tentang stablecoin di AS.

Undang-Undang Panduan dan Pembentukan Inovasi Nasional untuk Koin Stabil (Guiding and Establishing National Innovation for U.S. Stablecoins Act) AS, atau GENIUS Act, diloloskan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS pada Kamis (17/7) setelah Senat menyetujui RUU tersebut pada Juni.

DIkutip dari Antara, Trump menjadi pendukung RUU tersebut dan mendesak anggota parlemen dari Partai Republik untuk memberikan dukungan.

"GENIUS Act menciptakan kerangka regulasi yang jelas dan sederhana untuk membangun serta membuka potensi besar stablecoin yang didukung dolar. UU ini mungkin merupakan revolusi terbesar dalam teknologi keuangan sejak kelahiran internet itu sendiri," ujar Trump.

GENIUS Act menjabarkan standar untuk stablecoin, sejenis mata uang digital yang dipatok ke dollar AS atau mata uang fiat lainnya.

Menurut GENIUS Act, Federal Reserve (The Fed) dan Kantor Pengawas Mata Uang (Office of the Comptroller of the Currency) AS akan bertanggung jawab dalam mengawasi penerbitan stablecoin.

UU tersebut juga menetapkan persyaratan bagi para penerbit untuk secara rutin membagikan informasi mengenai cadangan mereka dalam bentuk mata uang AS, simpanan giro, obligasi pemerintah (treasuries), dan "aset-aset yang disetujui" lainnya.

Trump menyatakan bahwa dirinya akan mengambil langkah lebih lanjut untuk menjadikan AS sebagai pusat kripto dunia, dan penggunaan stablecoin akan meningkatkan permintaan terhadap treasuries AS, menurunkan suku bunga, serta memperkuat status dolar AS sebagai mata uang cadangan dunia.

Dengan kapitalisasi pasar diperkirakan mencapai sekitar 250 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.329), stablecoin dolar AS terutama digunakan sebagai aset perantara untuk perdagangan atau sebagai alat untuk mengakses dolar AS di negara-negara yang mengalami hiperinflasi atau isu-isu moneter lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.