Pemprov DKI Harapkan HAN Jadi Momentum Refleksi Pemenuhan Hak Anak
📅 Senin, 21 Jul 2025, 13:50 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berharap momentum Hari Anak Nasional (HAN) tahun ini hendaknya menjadi momentum untuk refleksi terhadap pemenuhan hak anak di daerah setempat.
“Momentum HAN bukan sekadar seremonial tetapi juga refleksi atas komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjamin hak dan perlindungan anak-anak Jakarta,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta, Iin Mutmainnah di Jakarta, Senin (21/7).
Menurut dia, hal ini sangat penting untuk menciptakan ruang aman dan ramah bagi anak.
“HAN yang jatuh pada setiap tanggal 23 Juli harus menjadi pengingat bahwa anak-anak butuh ruang aman, pendidikan layak, transportasi ramah anak, serta perlindungan dari kekerasan,” katanya.
Ia menyebutkan dari data Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta mencatat terdapat sebanyak 2.041 kasus kekerasan anak terjadi sepanjang 2024 dan sejak Januari hingga Juli 2025 tercatat sebanyak 1.113 kasus kekerasan anak terjadi di Jakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Angka ini menjadi alarm penting bagi semua,” katanya.
Ia menambahkan meningkatnya laporan kekerasan juga menunjukkan bahwa masyarakat kini lebih berani untuk berbicara dan melaporkan kasus kekerasan anak dan perempuan.
Pelaporan ini muncul berkat adanya kanal-kanal pengaduan seperti Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) dan Forum Pusat Pembelajaran Keluarga Sekolah (PPKS) “Ini tanda positif bahwa kesadaran akan perlindungan anak mulai tumbuh di tengah masyarakat,” kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu menyatakan komitmen mereka dalam memperjuangkan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Kami berkomitmen untuk membangun generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh, anak-anak Pulau Seribu harus terus disemangati agar bisa mencapai cita-citanya,” kata Wakil Bupati Kepulauan Seribu Aceng Zaeni.
Ia menegaskan tidak boleh ada lagi anak yang merasa tidak aman, baik di rumah, sekolah, maupun di lingkungan sekolah atau lingkungan masyarakat.
Menurut dia, dalam peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli, anak-anak Kepulauan Seribu juga diajak mengikuti kegiatan edukatif dan rekreatif, termasuk kunjungan ke taman hiburan dan edukasi pangan.
Kegiatan ini diharapkan mampu menambah pengalaman, memperluas wawasan dan menginspirasi masa depan anak-anak di wilayah kepulauan.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu melalui Sudin Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), menyelenggarakan kegiatan HAN di Plaza Kabupaten Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, bertema 'Anak Pulau Seribu Bersinar dalam Kesetaraan’ pada Minggu (20/7).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!