Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ukraina Ajukan Tawaran Perdamaian Baru dalam Perundingan dengan Russia Minggu Depan

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 21:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ukraina Ajukan Tawaran Perdamaian Baru dalam Perundingan dengan Russia Minggu Depan Doc: Antara
Ket. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

KYIV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Sabtu (19/7), mengatakan bahwa Kiev mengusulkan putaran baru perundingan damai dengan Russia, minggu depan."Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional atau (National Security and Defense Council of Ukraine/NSDC) Umerov juga melaporkan bahwa ia telah mengusulkan pertemuan lain dengan pihak Rusia minggu depan," kata Zelenskyy dalam pidato video malam itu.Menegaskan bahwa kecepatan negosiasi antara kedua negara “harus ditingkatkan,” Zelenskyy menggarisbawahi perlunya pertemuan di tingkat pemimpin untuk memastikan perdamaian."Ukraina siap mengadakan pertemuan semacam itu," tambahnya.Presiden Ukraina itu juga mengatakan pembicaraan dengan pihak Rusia mengenai pertukaran tahanan dan prajurit yang gugur sedang berjalan, dan mereka terus memenuhi kesepakatan dari putaran perundingan sebelumnya di kota metropolitan Turki, Istanbul, bulan lalu."Tim kami saat ini sedang mengerjakan pertukaran berikutnya," tanpa menjelaskan lebih lanjut.Pihak berwenang Russia belum memberikan komentar resmi atas pernyataan Zelenskyy, meskipun sejumlah media Rusia, termasuk kantor berita negara RIA, mengonfirmasi usulan tersebut, mengutip sumber yang dekat dengan tim negosiasi Moskow.Pada Jumat, Zelenskyy menulis di X setelah pertemuan dengan Umerov bahwa proses implementasi kesepakatan yang dicapai pada perundingan damai Istanbul kedua "membutuhkan lebih banyak momentum."Menanggapi hal tersebut, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyambut baik pernyataan Zelenskyy sebagai "sinyal positif", dan mengatakan bahwa Moskow juga menganjurkan peningkatan momentum dalam proses negosiasi.Sejauh ini, dua putaran perundingan damai langsung Russia-Ukraina telah digelar di kota metropolitan Turki, dengan perundingan terakhir berlangsung pada 2 Juni, di mana kedua belah pihak berhasil mencapai sejumlah kesepakatan kemanusiaan penting.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Luar Negeri
Trump Ancam Bombardier Kana...
Daerah
Dinkes: Kasus ISPA di Banda...
Olahraga
Kejutan, Ada Tiga Ganda Cam...
Nasional
Bapanas Kebut Penyaluran Ba...
Advertisement
Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.