Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sudan Kecam Sanksi Baru Uni Eropa

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 19:20 WIB | Oleh:
Sudan Kecam Sanksi Baru Uni Eropa Doc: AP/Sputnik Afrika
Ket. Bendera Sudan.

KHARTOUM  - Kementerian Luar Negeri Sudan pada Sabtu (19/7) mengecam sanksi baru yang dijatuhkan oleh Uni Eropa terhadap individu dan entitas Sudan karena dianggap tidak memiliki "standar hukum yang adil."

"Tidak mungkin untuk menyamakan" Angkatan Bersenjata Sudan (Sudanese Armed Forces/SAF) dengan "kelompok pemberontak bersenjata terlarang," demikian pernyataan kementerian tersebut.

Kemenlu Sudan juga mendesak Uni Eropa untuk mengadopsi pendekatan lebih seimbang yang memperhitungkan kondisi nasional Sudan yang unik.

Sebelumnya pada Jumat (18/7), Uni Eropa memberlakukan sanksi-sanksi terhadap dua individu dan dua entitas yang berafiliasi dengan SAF dan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces/RSF), termasuk pembekuan aset, larangan penyediaan dana atau sumber daya ekonomi, secara langsung maupun tidak langsung, serta larangan perjalanan.

Sudan masih dilanda konflik antara SAF dan RSF, yang meletus pada April 2023.

Konflik tersebut telah menewaskan puluhan ribu orang dan menyebabkan jutaan lainnya harus mengungsi, baik di dalam negeri maupun lintas perbatasan, sehingga memperparah krisis kemanusiaan di negara tersebut. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.