Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dari Banjarnegara, Nila Jadi Harapan Baru Perairan Indonesia

📅 Jumat, 18 Jul 2025, 22:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dari Banjarnegara, Nila Jadi Harapan Baru Perairan Indonesia Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - Budi daya ikan nila. 

JAKARTA - Benih berkualitas tinggi memiliki potensi pertumbuhan yang lebih baik, sehingga dapat mempercepat waktu panen dan meningkatkan jumlah produksi ikan nila. 

Benih yang sehat dan bebas penyakit akan mengurangi risiko kerugian akibat kematian massal atau penyebaran penyakit pada ikan nila yang dibudidayakan. 

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) siap mendukung pengembangan produksi benih ikan nila yang dilakukan oleh para pembudidaya di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, untuk program revitalisasi.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan benih yang dihasilkan nantinya dapat dipakai untuk mendukung kegiatan budidaya ikan nila di pantai utara (Pantura) Jawa yang saat ini dalam tahap revitalisasi oleh KKP.

Tahun lalu, kata Trenggono, para pembudidaya di Banjarnegara mampu memproduksi 2,5 miliar ekor benih.

“Benih itu sangat penting sekali untuk untuk mendukung kegiatan budidaya pembesaran setempat. Selain itu (potensial) juga untuk memenuhi kepentingan (budidaya) Pantura yang sedang kita revitalisasi,” kata Trenggono seusai bertemu Bupati Banjarnegara Amalia Desiana di Kantor KKP dikutip di Jakarta, Jumat (18/7).

Trenggono menyebutkan sebelumnya pada tahun 2024, KKP menggelontorkan sejumlah bantuan pemerintah untuk menyokong kegiatan produksi budidaya di Banjarnegara. Diantaranya satu unit mesin dan bahan baku pakan ikan, ratusan ekor calon induk, hingga paket bioflok.

Menurut Trenggono, KKP juga akan melihat potensi lain yang bisa dikembangkan di Banjarnegara, juga wilayah lain di Jawa Tengah.

Meski begitu, ia meminta pembenihan yang dilakukan harus menjadi kekuatan ekonomi kerakyatan yang bisa dijaga produktivitasnya.

Bupati Banjarnegara Amalia Desiana mengungkapkan kegiatan budidaya perikanan menjadi sumber mata pencarian bagi 20 persen warga Banjarnegara. Data pemerintah daerah menyebutkan terdapat lebih dari 48 ribu rumah tangga yang terjun di bidang ini.

Jumlah produksi benih masih bisa ditingkatkan mengingat potensi lahan yang tersedia cukup luas. Total luasan kolam pembenihan oleh masyarakat saat ini di angka 68,93 hektare, sedangkan lahan potensialnya lebih dari 1.600 hektare.

Adapun dukungan yang dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan produksi benih diantaranya ketersediaan pasokan air, pakan, hingga perbaikan sarana prasarana budidaya.

“Mudah-mudahan (dukungan dari KKP) bisa meningkatkan produksi sehingga manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat semakin besar,” kata Bupati Amalia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
Meski Kemarau Panjang, DKP ...
Nasional
Pendiri Sariayu Martha Tila...
Advertisement
Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik di Bantargebang, Pemkot Bekasi Bidik Tenaga Kerja Lokal.

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.