Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TIM Hadirkan 'Benang Merah Festival', Wadah Kreativitas dan Budaya

24 Kamis, 17 Jul 2025, 19:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
TIM Hadirkan 'Benang Merah Festival', Wadah Kreativitas dan Budaya TIM Hadirkan 'Benang Merah Festival', Wadah Kreativitas dan Budaya Doc: Antara
Ket. Dari kedua kanan ke kiri: Kurator "Benang Merah Festival", Rebecca Kezia; Direktur "Benang Merah Festival", Josh Marcy; Direktur Pelaksana "Benang Merah Festival", Chriskevin; dan Co-Direktur "Benang Merah Festival", Eka Putra Nggalu di TIM, Jakarta Pusat

Jakarta - Sederet aktivitas, mulai dari kelas seni tari, pertunjukan musik, pameran produk dan ruang bercakap-cakap dihadirkan untuk merayakan kebahagiaan warga di "Benang Merah Festival", Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, pada 17 Juli-21 Juli 2025.

"Kami membayangkan festival itu bisa menjadi ruang pertemuan untuk kemudian saling merayakan setiap pengetahuan, setiap pengalaman, setiap pergerakan kita di dalamnya," ujar Direktur "Benang Merah Festival", Josh Marcy di Jakarta, Kamis (17/7).

Dia mengatakan, festival ini bukan hanya untuk seniman, sutradara dan koreografer tetapi juga menjadi ruang untuk warga bisa berkumpul, bertemu dan melakukan berbagai aktivitas.

"Ada sekitar 40-an komunitas dari sanggar, komunitas tari, ada komunitas seni rupa yang berpartisipasi," kata Josh.

Direktur Pelaksana "Benang Merah Festival", Chriskevin menargetkan festival dapat dinikmati siapapun dari generasi apapun dan dari mana saja.

Ini termasuk para penyandang disabilitas. Sebab, festival dirancang agar dapat dinikmati mereka dengan kebutuhan khusus seperti teman tulis.

Kurator "Benang Merah Festival", Rebecca Kezia menyampaikan bahwa di antara beragam kegiatan yang bisa pengunjung lakukan. Salah satunya berwisata dari Stasiun Cikini ke Hutan Universitas Indonesia (UI).

"Sebuah perjalanan untuk memaknai ulang, apa sih artinya bebas? Dan juga melihat lagi kedekatan kita sama pengalaman inderawi yang mungkin makin susah sekarang karena ada sosial media," kata dia.

Selain itu, akan pula dihadirkan pertunjukan reflektif dari Ari Dwianto (Inyong) dan cerita tentang migrasi yang dimulai dari Indonesia sampai ke Amerika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.