Rotasi Pejabat Cirebon, Bupati: Bukan Sanksi, Tapi Strategi Penyegaran
📅 Kamis, 17 Jul 2025, 18:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Bupati Cirebon Imron menyebutkan rotasi dan mutasi jabatan yang dilakukan terhadap 16 pejabat pimpinan tinggi pratama atau eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, merupakan bagian dari upaya penyegaran birokrasi
Menurut dia, pergeseran posisi tersebut telah melalui proses uji kompetensi dan mendapat persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian PAN-RB, sebagai bentuk pembinaan karier dan peningkatan kinerja aparatur.
“Dalam pemerintahan, rotasi, mutasi, dan promosi merupakan hal yang biasa. Ini bagian dari penyegaran agar kinerja organisasi lebih optimal,” kata Imron usai pelantikan pejabat di Pendopo Bupati Cirebon, Selasa.
Ia menjelaskan pelantikan ini merupakan hasil evaluasi menyeluruh terhadap pejabat atau kepala dinas, yang telah menduduki jabatannya selama dua tahun atau lebih.
Menurut dia, beberapa jabatan kini mengalami kekosongan dan akan diisi melalui seleksi terbuka (open bidding).
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ada jabatan yang saat ini kosong karena terjadi pergeseran. Untuk itu, kami akan segera melaksanakan open bidding sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Imron menuturkan salah satu posisi strategis yang mengalami perubahan adalah jabatan Sekretaris Daerah yang kini kosong, setelah Hilmy Riva’i dilantik menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Sementara itu, kata dia, jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang yang sebelumnya diisi oleh Iwan Rizky kini ditempati oleh pelaksana tugas.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Untuk jabatan yang kini dijabat pelaksana tugas, pengisiannya menunggu proses hukum tuntas atau seleksi terbuka yang akan segera kami ajukan ke pusat,” katanya.
Ia memastikan semua proses rotasi, dilakukan secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku dalam manajemen ASN, serta tidak ada intervensi dalam proses penempatan jabatan tersebut.
“Semua tahapan berjalan sesuai ketentuan, karena kami juga berkonsultasi dengan pemerintah pusat dalam setiap keputusan pengisian jabatan,” katanya.
Ia pun berharap dengan adanya rotasi ini, roda pemerintahan di Kabupaten Cirebon dapat berjalan lebih efektif, khususnya dalam meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
“Kami ingin birokrasi yang sehat, dinamis, dan berorientasi pada pelayanan. Maka ini adalah bentuk komitmen kami dalam memperkuat struktur pemerintahan,” ucap dia.
Berikut daftar pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon yang dirotasi:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!