Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bahayanya Limbah B3 di Tengah Permukiman

📅 Rabu, 16 Jul 2025, 17:59 WIB | Oleh:

Apa yang terjadi di Tangerang seharusnya menjadi cermin yang memantulkan kenyataan bahwa pembangunan yang mengabaikan kesehatan manusia bukanlah kemajuan, tetapi kemunduran.

Lingkungan hidup yang layak bukanlah kemewahan, melainkan hak dasar. Negara, pemerintah daerah, pelaku industri, dan masyarakat harus berjalan seiring dalam memastikan bahwa setiap rumah kembali menjadi tempat yang aman dan sehat. Ini adalah peringatan, sekaligus panggilan untuk bertindak.

Seorang warga yang tinggal berdampingan langsung dengan tembok pabrik pernah berkata lirih, “Kami tidak minta lebih. Cukup kembalikan hak kami untuk bisa bernapas.” Kalimat ini menggambarkan betapa mendasarnya persoalan ini.

Di tengah hiruk-pikuk pembangunan dan ambisi industri, jangan sampai bangsa ini kehilangan hal paling esensial sebagai manusia, yakni hak untuk hidup sehat dan bernapas, tanpa rasa takut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.